Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Sabtu, 26 Agustus 2017

ALICE TO ZOUROKU

- Judul: アリスと蔵六 (Alice to Zouroku)
- Judul Alternatif: Alice & Zouroku;
- Tipe: TV (April 2017)
- Genre: Super Powers; Drama; Comedy; Action;
- Episode: 12
- Rating: Mild Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Pada suatu hari, Sana memutuskan kabur dari laboratorium yang selama ini meneliti Alice no Yume, yaitu gadis-gadis dengan kekuatan misterius untuk mewujudkan apapun yang mereka bayangkan. Namun, karena sejak lahir dia belum pernah sekali pun keluar dari laboratorium, Sana justru menemukan dirinya sendirian dan kebingungan di sebuah dunia yang asing. Syukurlah, dia lalu bertemu dengan Kashimura Zouroku, seorang pemilik toko bunga yang tidak hanya menolongnya dari pihak laboratorium yang terus mengejar, tetapi akhirnya juga menerima Sana sebagai anggota keluarganya sendiri.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Anime ini bercerita dengan cara yang sangat rapi dan teratur. Mulai dari urutan kejadian di dalam cerita hingga bagaimana kemudian wawasan para tokohnya berkembang akibat setiap kejadian tersebut -- semua tampaknya telah dipersiapkan dengan matang dan disusun dengan indah. .... Namun, satu kekurangan yang anime ini tidak mampu temukan solusinya adalah bahwa dia tidak pernah benar-benar bisa membuat cerita itu sendiri terlihat menarik. Kisah tentang gadis-gadis kecil yang mendadak memiliki kekuatan terlampau besar tentu sekilas terdengar istimewa, tetapi pada akhirnya anime ini tidak berhasil menunjukkan keistimewaan tersebut. Pertama, meski memang terdapat momen-momen jenaka atau emosional ketika tokoh Sana dan gadis lainnya belajar hal-hal baru, jumlahnya masih terlalu sedikit untuk dapat menjadi hiburan utama yang akan mengisi setiap episode, sehingga anime ini belum cukup memuaskan jika dia hendak dianggap sebagai drama atau komedi. Kedua, elemen kekuatan supernya tidak menghasilkan aksi-aksi yang luar biasa, tetapi ternyata lebih sering digunakan Sana hanya untuk menyelesaikan tugas-tugas sederhana di dalam kehidupannya sehari-hari. Dan terakhir, sumber kekuatan Sana, Kagami no Mon dan Wonderland yang seharusnya misterius gagal disajikan sebagai sebuah misteri yang akan seketika menggugah rasa ingin tahu, maka tidak ada insentif bahkan untuk sekadar berharap bahwa suatu saat anime ini akan mengungkap rahasianya yang mengejutkan. Menggunakan masakan sebagai analogi, penonton yang coba mencicipi anime ini hampir pasti akan menyukainya, namun setelah lima episode pertama, ketika profilnya yang biasa-biasa saja kurang lebih sudah bisa disimpulkan, tidak mustahil bahwa sebagian orang mungkin kemudian akan kehilangan minat untuk terus melanjutkan ke episode-episode berikutnya.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Visual anime ini sempat terlihat agak meragukan di episode yang paling awal dengan sejumlah kesalahan pada gambar latarnya. Tetapi jangan khawatir, hal ini ternyata merupakan kejadian langka yang tidak pernah berulang lagi hingga episode akhir. Meski dia tidak memiliki banyak adegan khusus yang akan mampu memukau penonton, secara umum animasinya masih selalu menyenangkan untuk disaksikan.
Untuk bagian audio, penulisan dialog dan voice-acting tokoh Sana pantas mendapat pujian. Jika komedi anime ini bisa efektif, hal itu tidak terlepas dari keberhasilannya menampilkan karakter Sana sebagai seorang gadis polos yang akan spontan bereaksi atas segala hal baru melalui bahasa dan ucapannya. Terkesan murni sebagai kesalahan seorang pemula yang tidak disengaja, komentar Sana yang teramat jujur dan hal-hal konyol yang dia lakukan dengan kekuatannya pun secara alami terasa lucu.

- Tokoh/Karakter:
Dalam drama tentang gadis-gadis polos yang tiba-tiba mendapatkan kekuatan luar biasa, kehadiran tokoh seperti Zouroku terasa sangat tepat. Meski belakangan (dan mungkin untuk seterusnya) dia cuma menjadi tokoh pendukung yang mengawasi mereka dari jauh, kebijaksanaan dan sikap tenangnya adalah persis dukungan yang gadis-gadis itu butuhkan untuk dapat menerima, memahami, dan juga kemudian mengendalikan kekuatan tersebut. Zouroku bagaikan tokoh ayah (atau kakek) yang siap membimbing mereka ke 'jalan yang benar', maka cukup hanya dengan menunjukkan bahwa Zouroku akan selalu ada bersama mereka di dalam kisah mereka, anime ini sudah memiliki pondasi yang kuat untuk terus menyajikan drama.

- Overall Score:
Secara objektif, anime ini telah memenuhi semua kriteria sebagai sebuah karya yang baik. Dia menyusun jalan ceritanya dengan rapi, menyajikan audio visual yang memadai, dan menyiapkan tokoh yang tepat sebagai pondasinya. Namun sayangnya, dia tidak pernah mampu memamerkan dirinya sendiri sebagai tontonan menarik. Anime ini laksana suatu perusahaan yang kompeten tetapi dengan bagian promosi yang tidak piawai. Maka meski di satu sisi anda sebenarnya merasa puas atas produk yang dia tawarkan, di sisi lain anda juga mungkin tidak akan menemukan motivasi untuk terus menggunakan produk tersebut. Skor 9 dari 10 (Recommended, but ...)


DVD/Blu-ray:
Volume 1
Volume 2
Volume 3
Volume 4
Volume 5
Volume 6

Goods:
- CD Soundtrack
- CD OP Theme
- CD ED Theme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar