Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 12 Januari 2018

SAKURA QUEST

- Judul: サクラクエスト (Sakura Quest)
- Judul Alternatif: -
- Tipe: TV (April 2017)
- Genre: Drama; Comedy;
- Episode: 25
- Rating: Mild Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Meski selalu bermimpi ingin bekerja di Tokyo, setelah berulang kali gagal melamar pada berbagai perusahaan, Koharu Yoshino akhirnya bersedia menerima tawaran dari Lembaga Pariwisata Manoyama untuk menjadi Ratu di Kerajaan Chupacabra selama satu tahun. Semula dia menjalankan tugas dengan enggan, terlebih karena posisi Ratu tersebut ternyata diberikan kepadanya hanya secara tidak sengaja, namun begitu dia mulai mengenal para penduduknya, perlahan Yoshino bersimpati pada Desa Manoyama hingga dia lalu bertekad akan sekuat tenaga mempromosikannya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Plot dasar tentang upaya para tokohnya untuk mempromosikan Desa Manoyama tidak seketika terasa menarik, sebab tidak terlihat ada imbalan atau sebaliknya hukuman apabila mereka sukses atau pun gagal. Bahkan, sebagaimana yang anime ini perlihatkan, ternyata para penduduk Desa Manoyama sendiri tidak begitu peduli dengan hasil dari upaya tersebut. Dan jika mereka yang tinggal di dalam setting cerita saja tidak cukup tertarik, tentu akan lebih sulit lagi bagi penonton yang memang tidak punya hubungan apa-apa dengan Manoyama. .... Namun, kalau dilihat dari perspektif lain, dengan segera menciptakan tujuan umum yang hendak dicapai bagi para tokohnya, yaitu berupa promosi Desa Manoyama, plot anime ini sebenarnya juga bisa dianggap telah berhasil membuka jalan kepada kumpulan cerita pendek yang memuaskan tentang berbagai macam cara yang dilakukan orang-orang di Manoyama untuk memperkenalkan desa mereka. Terlepas dari hasil akhirnya, rencana tidak lazim yang mereka susun dan tingkah laku aneh mereka ketika kemudian menjalankannya dapat menjadi komedi yang baik, sementara kisah pribadi yang mereka alami selama beraktivitas juga mampu menciptakan drama yang cukup menyentuh. Meski tidak secara langsung, karena anime ini telah menyediakan motivasi awal bagi para tokohnya untuk memulai semua rencana dan aktivitas mereka, komedi dan drama tersebut pun bisa terus mengalir secara alami.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Meski tidak sempurna, secara keseluruhan kualitas audio dan visual di anime ini sudah sangat bagus. Memang tersisa beberapa hal mendetil yang mungkin perlu diperbaiki, seperti cara bagaimana dia mengakhiri beberapa episode yang terasa terlalu mendadak atau karakter suara Yoshino yang terkesan berubah pada episode-episode akhir, tetapi masalah-masalah ini seharusnya masih terlalu sepele untuk sampai bisa mengganggu.

- Tokoh/Karakter:
Berdasarkan jenis keahlian mereka, kombinasi para tokoh di anime ini tampaknya telah direncanakan dengan matang. Tidak dalam arti bahwa masing-masing tokoh diberikan peran dan fungsi yang jelas, tetapi pada cerita tentang mempromosikan sebuah desa terpencil dan kerajaan fiktif bertema Chupacabra, mereka merupakan orang-orang yang memiliki kemungkinan paling besar untuk terus melahirkan ide-ide baru seputar cara melakukan promosi. Mulai dari Ririko yang menggemari makhluk misterius semacam Chupacabra hingga Sanae yang punya pengalaman mendesain situs web, selain dari plot dasar yang sejak awal langsung memberi tujuan umum yang tegas, latar belakang para tokohnya termasuk salah satu faktor yang kemudian membantu komedi dan drama di dalam cerita anime ini dapat senantiasa terkesan seolah mengalir secara alami.

- Overall Score:
Anime ini memang tidak mampu menjadikan dirinya sendiri segera terlihat menarik dengan bungkusan plot dasar yang memancing rasa ingin tahu, namun sebenarnya konten yang dia tawarkan di balik bungkusan tersebut memiliki kualitas yang sangat bagus. Meski jika ternyata kemudian kisah Yoshino dan Desa Manoyama secara keseluruhan belum memberi anda cukup kepuasan, komedi dan drama pada cerita-cerita yang lebih pendek di dalamnya bisa menjamin bahwa setiap episode dari anime ini akan tetap terasa menghibur. Skor 8,5 dari 10 (Good comedy, satisfying drama)


DVD/Blu-ray:

Goods:
- Nendoroid: Yoshino

Sabtu, 06 Januari 2018

SAKURADA RESET

- Judul: サクラダリセット (Sakurada Reset)
- Judul Alternatif: Sagrada Reset;
- Tipe: TV (April 2017)
- Genre: Super Powers; Mystery; Romance;
- Episode: 24
- Rating: Strong Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Setiap orang yang menghuni Kota Sakurada memiliki suatu jenis kekuatan super, termasuk Asai Kei yang mampu mengingat segala hal yang pernah dia alami, dan Haruki Misora yang dapat mengulang waktu hingga tiga hari sebelumnya. Bekerja sama menggabungkan kekuatan mereka, sambil menyelesaikan berbagai macam masalah yang terjadi di Kota Sakurada, Kei dan Haruki juga terus berusaha mencari cara untuk menghidupkan kembali seorang teman mereka yang sudah tewas sejak dua tahun silam.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Tahapan perkembangan dan hubungan sebab-akibat di dalam cerita anime ini tampaknya telah diatur dengan rapi, tetapi di sisi lain, misterinya juga terasa sudah dipangkas secara berlebihan dengan semua teka-teki dia berikan seolah akan langsung terjawab secara otomatis tanpa perlu diselidiki. Sumber masalahnya adalah tokoh utama Kei yang digambarkan terlalu pandai. Dia bisa segera tahu semua informasi yang dia butuhkan tepat pada saat dia membutuhkannya, atau paling tidak, dia selalu tahu harus mengajukan pertanyaan apa dan harus mengajukannya kepada siapa, maka bukan seperti seorang detektif yang berusaha mengumpulkan jawaban sedikit demi sedikit, justru jawaban-jawaban itu yang seolah berkumpul dengan sendirinya di sekeliling Kei. Jika dia menghadapi suatu rintangan, dalam sekejap Kei mampu menyusun rencana kompleks yang dijamin pasti akan berhasil, dan bila dia menginginkan bantuan orang lain, dia seketika dapat membaca sifat dan perilaku orang tersebut untuk kemudian dia pengaruhi dengan cerdik agar bertindak sesuai kehendaknya. Alhasil, meski secara umum cerita anime ini masih nyaman untuk diikuti, secara khusus misterinya tidak lagi terasa menarik, sebab gara-gara kepandaian Kei yang luar biasa, anime ini lebih cenderung terkesan seperti berusaha menuntun langsung ke satu jawaban tertentu daripada menantang penonton untuk ikut berpikir. Bahkan, Kei merusak misterinya begitu jauh hingga rasanya tidak keliru jika mengatakan bahwa, apabila ingin menjaga agar anime ini tetap misterius, penonton sebaiknya melangkahi saja adegan-adegan Kei yang sedang melakukan investigasi dan hanya fokus pada kejadian-kejadian penting ketika para tokohnya menggunakan kekuatan super mereka. Jalan ceritanya kurang lebih masih akan terasa sama, namun setidaknya jawaban dari misterinya dapat ditunda muncul cukup lama sampai ke dekat akhir cerita.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Penuh dengan metafora dan filosofi tentang berbagai macam hal, dialog para tokoh anime ini terdengar sangat rumit. Apakah kerumitan ini tidak mungkin dihindari? Apakah semua metafora dan filosofi tersebut harus hadir agar anime ini dapat menjelaskan pesannya kepada penonton? Tidak, rasanya tidak demikian. Seharusnya dia masih bisa menggunakan kalimat-kalimat yang lebih singkat dan sederhana untuk menyampaikan apa yang hendak dia sampaikan. Sebagai contoh, daripada mengatakan "Kalau dia bukan orang bodoh, dia tentu sadar bahwa dia tidak bisa mengalahkan aku. Dan karena dia memang bukan orang bodoh dan tetap menantang aku, itu berarti dia orang pintar yang telah menemukan suatu cara", bukankah "Dia orang pintar. Dia tentu telah menemukan suatu cara" sudah cukup? Barangkali, dialog mereka sengaja dibuat bertele-tele sebab anime ini berusaha keras untuk terkesan misterius, maka semua tokohnya dibiarkan tidak pernah mampu mengucapkan secara langsung isi pikiran mereka dan dipaksa harus selalu mengambil jalan memutar. Di satu sisi, usahanya tersebut bisa dianggap berhasil, namun pada saat yang sama, kemungkinan besar dia juga akan membuat penonton pusing. Dan jika mengingat kenyataan bahwa di sepanjang cerita para tokohnya lebih sering berbincang daripada beraksi melakukan sesuatu, anime ini hampir dapat dipastikan akan menjadi tontonan yang benar-benar melelahkan.

- Tokoh/Karakter:
Sekilas Kei dan Haruki akan terlihat sebagai kombinasi yang sempurna, tetapi apakah memang benar demikian? Gabungan kekuatan untuk mengulang waktu dan kekuatan untuk mengingat hal-hal yang akan terjadi di dalam waktu yang berulang tersebut tentu akan menjadi alat investigasi yang sangat bermanfaat, namun apakah mereka harus dimiliki secara terpisah oleh dua orang yang berbeda? Jawabannya adalah tidak. Haruki bisa memiliki keduanya sekaligus dan dia tetap akan mampu memecahkan semua misteri di anime ini. Kekuatan supernya kemudian dipisah hanya karena anime ini memaksa untuk menghadirkan Kei ke dalam cerita. Sebatas memasukkan tokoh baru seharusnya bukan masalah yang paling besar, namun anime ini kemudian melakukan kesalahan dengan menjadikan kekuatan mengingat sebagai milik Kei secara eksklusif. Agar keterlibatan Kei menjadi penting, Haruki dan para tokoh lainnya sedikit pun tidak boleh punya ingatan dari waktu yang berulang, tetapi bukankah situasi tersebut justru menyebabkan plot dasar dari keseluruhan cerita anime ini terasa aneh? Jika Haruki tidak bisa menyadari bahwa waktu sudah berulang, bagaimana sejak awal dia mampu tahu bahwa dia punya kekuatan untuk mengulang waktu? Dan jika Haruki sendiri tidak tahu bahwa dia punya kekuatan mengulang waktu, bagaimana mungkin dia bisa mengatakannya kepada Kei? Dengan kata lain, Kei mustahil memanfaatkan kekuatan yang tidak mungkin dia ketahui karena ternyata tidak ada seorang pun yang bahkan tahu bahwa kekuatan itu ada, maka bukankah itu berarti cerita anime ini seharusnya tidak pernah mulai berjalan? Sekilas Kei dan Haruki terlihat sebagai kombinasi yang sempurna, tetapi sesungguhnya mereka hanyalah pasangan tidak perlu yang diciptakan secara paksa tanpa perencanaan matang.
Pertanyaan yang kemudian timbul, kalau dia sebenarnya tidak membutuhkan Kei, mengapa anime ini bersikeras menghadirkannya? Tebakan yang paling masuk akal tentu adalah karena dia ingin memberi nuansa romantis ke dalam cerita, namun anehnya, cara anime ini menggambarkan karakter Kei dan Haruki yang kaku laksana robot tanpa jiwa justru seakan berusaha menyangkal hal tersebut. Sebagaimana yang telah sempat disebutkan, misteri di anime ini terasa seperti terjawab secara otomatis, dan salah satu faktor yang juga menjadi penyebabnya adalah motivasi Kei dan Haruki yang tidak jelas ketika menyelidikinya. Seolah tidak pernah punya pendapat sendiri, Haruki akan begitu saja mematuhi semua perintah Kei, dan dengan ekspresi yang selalu datar, Kei seperti tidak pernah merasakan apa-apa saat melakukan apapun. Bagaimana penonton diharapkan untuk menemukan hubungan romantis di antara dua karakter yang terlihat tidak punya emosi? Bukan berarti bahwa tidak terdapat momen-momen tertentu ketika mereka menunjukkan emosi. Hanya saja, dibandingkan dengan momen yang menampilkan mereka sebagai robot kaku, jumlah momen semacam ini masih sangat sedikit, sehingga emosi yang tampak justru terasa palsu dan tidak normal, layaknya topeng yang ditempelkan seadanya pada wajah-wajah yang teramat hambar. Jika anime ini memang bermaksud menyajikan romance, dia melakukannya dengan buruk.

- Overall Score:
Anime ini punya potensi besar untuk menjadi sebuah kumpulan kisah misteri yang bagus, namun pada akhirnya dia tidak mampu merealisasikan potensi tersebut. Sebab cara bagaimana dia bercerita ternyata mengungkap jawaban teka-tekinya dengan terlalu mudah, sehingga misterinya pun terkesan langsung terselesaikan secara otomatis tanpa perlu diselidiki lagi. Dan sayangnya, begitu unsur misteri dikeluarkan dari anime ini, dia bisa jadi akan seketika terasa sangat membosankan. Meskipun jalan ceritanya sendiri masih teratur rapi, berusaha menontonnya juga berarti anda harus bersabar dengan dialog panjang yang berputar-putar dan tokoh-tokoh yang tidak memiliki emosi yang jelas. Skor 7 dari 10 (Unenticing mystery, and thus a boring show)


DVD/Blu-ray:
DVD BOX Volume 1
DVD BOX Volume 2
DVD BOX Volume 3
DVD BOX Volume 4
Blu-ray BOX Volume 1
Blu-ray BOX Volume 2
Blu-ray BOX Volume 3
Blu-ray BOX Volume 4

Goods:
- CD Music: OP Theme