Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 09 Januari 2015

DENKI-GAI NO HONYA-SAN

- Judul: デンキ街の本屋さん (Denki-gai no Honya-san)
- Judul Alternatif: Denki-gai;
- Tipe: TV (Oktober 2014)
- Genre: Comedy; Romance;
- Episode: 12
- Rating: Mild Violence and Mild Eroticism (Suggestive Themes)
- Sinopsis:
Di tengah-tengah kota tempat penjualan barang-barang elektronik Denki-gai, terdapat toko buku Uma no Hone yang khusus menjual manga. Bekerja di sana adalah Umio si pemuda otaku, Sommelier yang pendiam namun banyak tahu, Sensei si penulis doujin manga, Hio-tan yang polos, Fu-Girl si gadis penggemar zombie, dan Kameko yang senang memotret. Dengan arahan dan bimbingan dari Kantoku, setiap hari mereka menghadapi berbagai macam tantangan demi memastikan bahwa semua manga dapat sampai kepada para pembacanya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Walaupun kecil kemungkinan anime ini akan membosankan berkat jenis lelucon yang begitu bervariasi, mulai dari ala komedi-romantis hingga yang paling tidak masuk akal, kualitas komedinya sendiri termasuk biasa-biasa saja. Sebagian lelucon memang bisa mengundang tawa, tetapi sebagiannya lagi masih belum cukup efektif. Namun, meski demikian, anime ini ternyata kemudian berhasil mencapai hal yang lain. Menggunakan komedi sebagai media, dia mampu memperkenalkan budaya otaku, khususnya untuk industri manga, secara halus -- lumayan komprehensif, tetapi tidak pernah terlalu teknis. Memperlihatkan ketekunan yang dibutuhkan oleh seorang mangaka (atau seseorang yang ingin menjadi mangaka) melalui gurauan-gurauan seputar gaya hidup Sensei, memberitahukan berbagai genre pada manga ketika Kantoku bermain-main dengan para staff-nya -- memang masih butuh ketelitian untuk membedakan yang mana yang bohongan dan yang mana yang berdasarkan kenyataan, tetapi anime ini penuh dengan informasi-informasi mendetil yang akan memudahkan siapapun untuk setidaknya membayangkan seperti apa dunia yang dihuni oleh para otaku.

- Audio Visual (Art, Animasi, Voice Acting, dll):
Komedinya memang biasa-biasa saja, tetapi dalam hal penyajian, audio visual di anime ini sanggup menciptakan atmosfer jenaka secara terus-menerus. Kombinasi yang baik antara animasi dan desain karakter menjadikan semua tingkah laku para tokoh anime ini seketika terlihat lucu, sementara voice-acting yang luar biasa sukses mendeskripsikan kepribadian aneh mereka masing-masing. Alhasil, meski tidak selalu bisa memenuhi harapan, anime ini juga tidak pernah terasa mengecewakan.

- Karakter:
Lebih banyak digunakan hanya untuk mewakili berbagai kebiasaan dan situasi di dalam dunia otaku, para tokoh di anime ini akhirnya tidak punya cukup keunikan tersendiri. Bahkan, semua karakter mereka secara garis besar dapat disimpulkan ke dalam satu tipe yang sama, yaitu bersemangat saat bicara tentang atau melakukan hal-hal yang mereka sukai, tetapi sangat pemalu ketika menyangkut hubungan dengan orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh tersebut benar-benar dipersiapkan cuma sebagai alat tanpa pernah dimaksudkan memiliki kepribadian sendiri. Ironi dari dua sifat yang berlawanan pada diri mereka memang mampu melahirkan suasana komedi-romantis yang agak berbeda, tetapi fungsinya hanya sampai di situ -- membuat anime ini tampak berbeda, dan bukan sebagai suatu identitas. Dengan kata lain, para tokoh ini tidak memiliki cukup individualitas untuk dapat dianggap menggambarkan orang-orang yang menghuni dunia otaku. Mereka tidak lebih daripada sekumpulan pola, yang jika disatukan akan segera terlihat menyenangkan, tetapi bila dipisahkan mereka tidak akan berarti banyak.

- Overall Score:
Lelucon-leluconnya terkadang bagus dan terkadang juga masih agak hambar. Namun, meski sebagai komedi anime ini kurang memuaskan, dia bisa sangat berguna sebagai sumber informasi seputar kehidupan otaku pada umumnya dan industri manga pada khususnya. Apakah itu berarti bahwa anime ini eksklusif hanya cocok bagi orang-orang tertentu saja? Memang benar, tetapi jika anda menonton anime, atau paling tidak tertarik dengan anime, besar kemungkinan anda ingin atau sudah siap menjadi orang-orang itu. Nilai 8 dari 10 (Informative)



DVD/Blu-ray:
Volume 1
Volume 2
Volume 3
Volume 4
Volume 5
Volume 6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar