Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Selasa, 18 Februari 2014

AOKI HAGANE NO ARPEGGIO ~ARS NOVA~

- Judul: 蒼き鋼のアルペジオ -アルス・ノヴァ- (Aoki Hagane no Arpeggio ~ARS NOVA~)
- Judul Alternatif: Arpeggio of Blue Steel ~Ars Nova~;
- Tipe: TV (Oktober 2013)
- Genre: Action; SciFi;
- Episode: 12
- Rating: Mild Eroticism (Partial Nudity)
- Sinopsis:
Umat manusia berada dalam krisis. Setelah sebagian besar daratan yang mereka tinggali tenggelam akibat pemanasan global, setiap negara yang coba bertahan kemudian terisolasi dari bagian dunia yang lain karena dikurung oleh Armada Kabut, kapal-kapal misterius yang mencegah semua bentuk transportasi dan komunikasi melalui dan di atas laut. Namun, sebuah harapan akhirnya muncul ketika Chihaya Gunzou menjadi kapten dari kapal selam I-401 dan Mental Model Iona. Kombinasi kepandaian dan kekuatan mereka merupakan satu-satunya yang mampu menghadapi Armada Kabut di dalam pertempuran dan sekaligus memulai upaya untuk menyelamatkan umat manusia.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Mengapa Armada Kabut mengusir umat manusia dari lautan? Mengapa Iona mengikuti perintah Gunzou? Mengapa Gunzou memiliki tekad yang begitu kuat untuk menyelamatkan umat manusia? Ini adalah sebagian dari banyak pertanyaan yang tidak terjawab di dalam anime ini. Namun, in fairness, anime ini sepertinya memang cenderung bermaksud menjadikan baik perang antara umat manusia dengan Armada Kabut maupun kisah perjuangan Gunzou hanya sebagai setting daripada sebagai fokus utama cerita. Where do we come from? What are we? Where are we going? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang sesungguhnya. Anime ini merupakan cerita tentang para Mental Model, personifikasi dari beberapa kapal Armada Kabut dan perjalanan mereka untuk menjadi individu seutuhnya dengan cara mempelajari kemanusiaan. Dan meski pada serial kali ini pertanyaan-pertanyaan tersebut belum sempat terjawab, dari bagaimana anime ini bercerita yang penuh percaya diri, ada indikasi jelas bahwa keseluruhan jalan cerita telah terstruktur dengan baik, dan jawaban yang diharapkan hanya tinggal menunggu saat yang tepat untuk diungkapkan. Oleh karena itu, review ini pun akan berprasangka baik, melupakan kenyataan bahwa cerita anime ini sebenarnya belum lengkap, dan yakin bahwa dia hanyalah bagian pertama dari suatu kisah panjang dan emosional.

- Audio Visual (Art, Animasi, Voice Acting, dll):
Animasi CG anime ini tampak masih begitu kesulitan menampilkan gerakan-gerakan yang lebih pelan dan halus, terutama pada tokoh-tokohnya, menyebabkan beberapa scene, ketika para tokoh tersebut berinteraksi secara personal, bisa terlihat agak aneh dan canggung. Hal ini sangat disayangkan, karena saat memasuki scene dengan aksi-aksi yang lebih cepat, visual anime ini justru sebaliknya dapat terlihat begitu hebat. Tidak otomatis berarti bahwa kekurangan ini akan mengganggu penonton, tapi seandainya pun mampu, butuh waktu sebelum seseorang akhirnya bisa terbiasa dengannya.

- Karakter:
Walaupun mungkin berangkat dari ide untuk memberi wujud manusia kepada kapal perang, anime ini sepertinya bermaksud menggambarkan setiap Mental Model dan kapalnya sebagai satu individu dengan kepribadian tersendiri daripada sekadar sebagai representasi. Maka meski berasal dari jenis kapal yang sama, Haruna memiliki dorongan untuk belajar bahasa manusia sementara Kirishima cuma ingin segera menghancurkan semuanya. Hal ini seharusnya bukan masalah, tetapi kemudian terasa ada sedikit kontradiksi yang muncul. Jika setiap kapal adalah satu individu, mengapa hanya beberapa kapal yang memiliki Mental Model, sedangkan kapal-kapal lainnya cuma seperti robot-robot yang tidak punya pikiran. .... Namun, jika bisa mengesampingkan asal usul mereka dan sepenuhnya berkonsentrasi pada definisi bahwa para Mental Model adalah makhluk-makhluk baru, anime ini bisa dikatakan berhasil menggambarkan berbagai pendekatan yang mungkin untuk belajar tentang kemanusiaan. Apakah itu cinta Takao kepada Gunzou ataukah rasa simpati Haruna atas Makie, masing-masing Mental Model dipengaruhi oleh emosi yang berbeda, menciptakan karakter-karakter yang unik satu dari yang lain.

- Overall Score:
Dengan persenjataan super, taktik yang pandai dan berani, serta dukungan yang cukup oleh animasi CG, anime ini menampilkan pertempuran-pertempuran laut futuristik yang seru. Namun hebatnya, dia tidak sekadar unjuk kekuatan dan kecanggihan teknologi. Semua pertempuran tersebut adalah media bagi para tokohnya untuk berkomunikasi, menjadikan cerita anime ini juga tentang emosi selain tentang aksi. Memang masih terdapat kelemahan di beberapa tempat, tetapi secara keseluruhan, anime ini tetap dapat membawa siapapun hanyut di dalamnya. Nilai 8 dari 10 (Deeply entertaining)


DVD/Blu-ray:

1 komentar:

  1. menurut saya kemunculan anime ini hanya untuk pemikat dari MOVIEnya saja, sehingga hal tersebut pun dapat menaikan jumlah penonton. buktinya adalah banyaknya kesempatan para pemain untuk menggunakan kemampuan mereka, namun hal tersebut hanya diisi dg sesuatu yg tidak penting.

    BalasHapus