Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Selasa, 17 September 2013

ORE NO IMOUTO GA KONNA NI KAWAII WAKE GA NAI.

- Judul: 俺の妹がこんなに可愛いわけがない。 (Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai.)
- Judul Alternatif: OreImo 2; My Little Sister Can't Be This Cute 2;
- Tipe: TV (April 2013)
- Genre: Comedy; Romance;
- Episode: 16
- Rating: Mild Violence (Physical Harm) and Mild Eroticism (Suggestive Themes)
- Sinopsis:
(Spoiler Alert! Blok untuk membaca) Ciuman yang diberikan Kuroneko sebelum dia berangkat ke Amerika untuk menjemput Kirino membuat Kousaka Kyousuke bertanya-tanya tentang perasaan gadis itu terhadap dirinya, dan sebaliknya juga tentang perasaannya sendiri terhadap gadis itu. Namun, itu cuma permulaan. Segera Kyousuke juga bertanya-tanya tentang kedekatan hubungannya dengan gadis-gadis lain seperti Manami, Kirino, atau bahkan kedua temannya, Ayase dan Kanako. Dia mulai berpikir, siapa di antara mereka yang paling dia sukai.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Di satu sisi, upaya anime ini untuk menyelesaikan sempurna ceritanya dengan menutup semua ujung yang masih terbuka adalah suatu hal yang patut dipuji. Pengungkapan seperti identitas asli Saori atau bahkan alasan mengapa Kirino begitu terobsesi dengan eroge bertema "Imouto" merupakan perhatian terhadap detil yang sangat memuaskan. Sayangnya, di sisi lain, sebagian dari upaya tersebut kemudian terasa terlalu dibuat-buat. Beberapa tahapan di dalam cerita semisal hubungan naik-turun antara Kyousuke dan Kuroneko terasa sia-sia -- tidak sampai pada level fillers, tentu saja, tetapi juga tidak memberi banyak manfaat pada ceritanya selain mengulur-ulur waktu. Akibatnya, meski dalam segi komedi anime ini tetap menyajikan kejenakaannya yang khas, dalam segi cerita dia tidak lagi memiliki kerangka yang jelas. Jika pada season sebelumnya keseluruhan anime ini adalah rangkaian cerita tentang usaha Kyousuke untuk memperbaiki hubungan dengan Kirino, pada season ini ceritanya terputus-putus dan berputar-putar tanpa arah. Dengan kata lain, dari 16 episodenya, yang benar-benar bermakna hanyalah beberapa episode terakhir. Penonton bisa langsung melangkahi banyak episode sebelumnya tanpa merasa kehilangan informasi berharga.

- Audio Visual (Art, Animasi, Voice Acting, dll):
Bagi penonton yang menyukai season pertama karena audio visualnya, kabar baiknya adalah pada season ini pun audio visual anime ini masih disajikan sama bagus. Dari wajah para tokohnya yang ekspresif hingga penggambaran settingnya yang cukup mendetil, dan dari lagu soundtrack yang romantis hingga voice-acting yang menggemaskan, anime ini masih terlihat dan terdengar memuaskan.

- Karakter:
Meski dengan cerita yang berputar-putar tak menentu, anime ini berhasil mempertahankan para tokohnya tetap memiliki karakter yang kuat. Setiap sikap dan tindakan mereka selalu terasa wajar dan mudah dipahami, tak peduli bagaimana situasi yang mereka hadapi. Ini adalah karena para tokoh tersebut memang sudah memiliki definisi yang jelas, seperti Kuroneko yang cenderung dingin dan pesimistis atau Kyousuke yang akan melakukan apapun demi Kirino, sehingga penonton pun bisa segera melihat pola yang konsisten dalam tingkah laku mereka. Sebagaimana banyak serial TV yang sukses, anime ini juga ikut membuktikan bahwa meski ceritanya menjadi tidak begitu menarik, karakter-karakter yang ditulis dengan baik tetap dapat muncul sebagai hiburan tersendiri.

- Overall Score:
Anime ini sepertinya tahu betul bagaimana ending yang dia inginkan, dan terlepas dari pendapat anda tentang pesan di dalamnya, ending tersebut adalah cara menutup cerita yang bagus dan terasa jauh berbeda dari anime-anime lain. Sayangnya, untuk menuju ke sana, anime ini tidak memiliki kerangka yang baik, sehingga lebih dari satu kali ceritanya seolah kehilangan arah. Secara keseluruhan, anime ini tetap sangat pantas bagi waktu anda, terutama jika sejak awal anda memang sudah memutuskan untuk menjadi penggemarnya, tetapi jika dibandingkan dengan season sebelumnya, jelas tampak bahwa ada penurunan kualitas dalam penulisan ceritanya. Nilai 8 dari 10 (Good, but not as great as before)


DVD/Blu-ray:

2 komentar:

  1. admin, keaanya admin cuma ngebahas anime yg baru2 tamat aja ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengennya sih bahas yang lama juga. Tapi supaya tidak terlalu subyektif, sy coba review segera setelah anime-nya tamat. Jadi, meski sudah nonton, untuk review anime lama sy harus lihat ulang lagi, dan itu belum sempat, karena ngikutin yang baru saja sudah makan banyak waktu. Mohon pengertiannya.
      Tapi, kalo pendapat subyektif saja sudah cukup, silakan tanya langsung di sini. Nanti sy usahakan buat review-nya.

      Hapus