Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 04 Mei 2018

HAKATA TONKOTSU RAMENS

- Judul: 博多豚骨ラーメンズ (Hakata Tonkotsu Ramens)
- Judul Alternatif: -
- Tipe: TV (Januari 2018)
- Genre: Action;
- Episode: 12
- Rating: Extreme Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Pembunuh bayaran, pencuri informasi, penyiksa tawanan, dan seterusnya -- tiga persen dari keseluruhan penduduk Kota Hakata di Fukuoka ternyata bekerja di dunia bayangan yang gelap dan berbahaya. Namun, beberapa orang masih menggunakan hati nurani saat melakukan pekerjaan mereka, termasuk Banba Zenji dan teman-temannya di tim baseball amatir Tonkotsu Ramens. Meski tidak ragu untuk membunuh, mereka akan berhati-hati dalam memilih target dan juga tetap berusaha menjaga hubungan pertemanan di antara mereka.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Beberapa bagian memang masih terkesan dipaksakan, seperti ketika kemampuan para tokohnya terlalu dilebih-lebihkan sehingga mampu dengan mudah menghabisi target yang seharusnya sulit bahkan untuk disentuh, atau ketika mereka kebetulan memiliki benda paling aneh yang ternyata juga kebetulan paling mereka butuhkan supaya misi mereka bisa berjalan sukses. Namun, secara garis besar, jalan cerita di anime tampaknya telah direncanakan dengan cukup baik. Dia berhasil mengatur agar setiap insiden terasa seolah terjadi secara alami berdasarkan pekerjaan dari masing-masing tokoh dan tugas yang hendak mereka selesaikan, sehingga tatkala mereka kemudian mendadak saling berinteraksi di tengah suatu insiden, bagaimana pun rumitnya, interaksi tersebut selalu terlihat sangat masuk akal. Hebatnya lagi, meski menggunakan banyak perspektif sekaligus, anime ini tidak pernah sampai membingungkan. Menata dengan rapi perpindahan dari satu perspektif ke perspektif berikutnya tepat pada titik di mana kepentingan para tokohnya saling bersilangan, ceritanya mampu dipertahankan tetap mengalir dengan lancar dan stabil bahkan ketika fokusnya di permukaan tampak terus berubah-ubah.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Secara umum visual di anime ini biasa-biasa saja, tetapi kualitas animasinya bisa seketika meningkat saat para tokohnya sedang bertarung. Meski mungkin belum mencapai level yang layak disebut istimewa, berkat gerakan yang cukup halus dan koreografi yang tampaknya dipersiapkan dengan hati-hati, adegan action di anime tetap punya potensi untuk menjadi tontonan yang memuaskan.

- Tokoh/Karakter:
Karakterisasi para tokohnya cenderung dangkal, tetapi untuk cerita mengenai pembunuh bayaran yang membunuh hanya demi uang, mungkin memberi mereka karakter yang terlalu dalam memang merupakan tindakan yang keliru. Ya, anime ini bukanlah kisah tentang proses bagaimana seseorang menjadi pembunuh bayaran, melainkan benar-benar cuma tentang beberapa orang yang melakukan pekerjaan sehari-hari berdasarkan keahlian mereka masing-masing. Dan, ketika pekerjaan mereka yang menjadi inti dari cerita, barangkali anime ini dapat dianggap berhasil mengatur jenis-jenis pekerjaan setiap tokoh untuk menggambarkan dunia yang mereka tinggali langsung dari berbagai sisi sekaligus, sehingga penonton pun akhirnya bisa dengan cepat memahami bagaimana sebenarnya bisnis gelap di Hakata berputar. Mulai dari 'agen' yang menerima pesanan untuk membunuh hingga dokter yang belakangan membereskan mayat-mayat hasil pembunuhan, para tokoh di anime ini terasa seolah hidup di dalam sebuah sistem yang sungguh-sungguh nyata.

- Overall Score:
Menggunakan proses membangun rumah sebagai analogi, anime ini bagaikan sebuah rumah yang dibangun dengan bahan-bahan yang seadanya. Dia tidak merasa perlu untuk memperhatikan setiap detail lebih teliti, sehingga beberapa adegan di dalam ceritanya masih terkesan dipaksakan terjadi. Namun, anime ini punya rencana dasar yang kokoh dan selalu mengikuti rencana tersebut. Dia sudah tahu sejak awal bagaimana bentuk dari setting yang mengumpulkan para tokohnya, dan juga kemudian tahu bagaimana cara untuk saling menghubungkan mereka pada titik-titik yang tepat. Dari segi estetika, anime ini mungkin bukan yang paling indah, tetapi melalui keteraturan fungsi tokoh dan kerapian dalam bercerita, rumah yang dia bangun akan tetap memiliki keindahannya sendiri. Skor 8,5 dari 10 (Skilfully constructed)


DVD/Blu-ray:

Goods:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar