Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 06 April 2018

MAHOUTSUKAI NO YOME

- Judul: 魔法使いの嫁 (Mahoutsukai no Yome)
- Judul Alternatif: MahoYome; The Ancient Magus Bride;
- Tipe: TV (Oktober 2017)
- Genre: Supernatural; Romance; Drama; Comedy;
- Episode: 24
- Rating: Strong Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Karena kemampuannya melihat hal gaib, Hatori Chise dibenci oleh orang-orang di sekitarnya, bahkan termasuk orangtuanya sendiri. Dia begitu menderita hingga dia tidak lagi peduli dengan nasibnya, maka Chise juga tidak merasa keberatan ketika seseorang menawarkan untuk menjualnya di suatu pelelangan misterius. Namun, kemampuan Chise ternyata menarik perhatian Elias Ainsworth, seorang penyihir yang kemudian berniat menjadikannya murid dan sekaligus calon istri. Dan justru pada Elias, meski dengan semua keanehannya, Chise akhirnya bisa menemukan sebuah rumah yang hangat dan juga keluarga yang menyayanginya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Anime ini memulai dengan kisah romantis klasik yang sederhana, yaitu tentang seorang gentleman yang bijaksana dan berpendirian teguh menyelamatkan seorang gadis yang seumur hidupnya penuh dengan penderitaan dan kesedihan. Namun, ternyata kisah Elias dan Chise tidak berhenti cuma sampai di situ. Karena sekaligus memiliki hubungan sebagai guru dan murid, kisah mereka kemudian berkembang menjadi petualangan-petualangan menakjubkan ketika Elias memperkenalkan Chise pada berbagai macam hal ajaib, seperti berkunjung ke negeri para peri dan bertemu dengan raja para kucing. Dan karena dari mereka Chise selalu belajar mengenai dampak sihir terhadap orang-orang di sekitarnya, hal-hal ajaib tersebut kemudian juga menghasilkan drama-drama pendek yang menyentuh tentang kehidupan, keluarga, pengorbanan, dan seterusnya. Last but not least, laksana hiasan penutup yang membuatnya semakin lengkap, pada sela-sela di antara drama-drama tadi lalu dimasukkan komedi yang telah diukur dengan hati-hati -- cukup efektif untuk mencegah nuansa emosionalnya dari menjadi terlalu berat, tetapi juga tidak terlalu kuat hingga justru menafikannnya sama sekali. Ya, semula anime ini mungkin terlihat cuma sebagai kisah romantis sederhana dengan warna supernatural, tetapi sungguh, dia jauh lebih daripada itu. It was anything but simple! Beragam kisah di dalam anime ini mampu menyatu dengan begitu sempurna hingga rasanya tak ada satu detik pun berlalu kecuali dia pasti menyajikan sesuatu. Kisah romantis Elias dan Chise selalu menciptakan hiburan-hiburan singkat, maka bisa dipastikan bahwa penonton akan menemukan hal yang menarik di setiap episode, dan karena hiburan-hiburan tersebut juga merupakan langkah-langkah kecil yang senantiasa membawa hubungan Elias dan Chise semakin erat, masing-masing episode balas akan menjadi bagian penting yang harus disaksikan jika penonton ingin mengikuti kisah romantis mereka secara keseluruhan.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Kualitas animasi para tokoh di anime ini luar biasa. Tingkat perhatiannya terhadap setiap detail begitu tinggi hingga gerakan mereka terlihat benar-benar indah. Namun, dalam hubungannya dengan cerita, barangkali bagian terbaik dari visual anime ini adalah kemampuannya untuk menjadikan setiap pertemuan Chise dengan hal-hal ajaib sungguh-sungguh terkesan sebagai suatu kejadian yang menakjubkan.
Audio anime ini juga sebagian besar sangat bagus, tetapi sayangnya, pada bagian ini dia ternyata masih menyisakan satu kekurangan yang bisa jadi mengganggu. Meski hampir selalu berhasil memilih musik latar yang benar untuk adegan yang tepat, anime ini seolah mendadak kesulitan ketika dia bermaksud menciptakan suasana menegangkan pada suatu adegan yang semestinya penuh bahaya.

- Tokoh/Karakter:
Cerita anime ini mulai berkembang melampaui kisah romantis yang sederhana ketika dia juga menjanjikan penemuan-penemuan akan hal-hal ajaib. Tentu saja, pertama-tama dia harus membuat hal-hal ajaib itu terkesan memang layak untuk ditemukan, dan anime ini berhasil mencapainya berkat kedua tokoh utamanya yang mampu memerankan status mereka sebagai guru dan murid -- sebagai pengajar dan pelajar dengan baik. Chise, secara khusus, dengan sikap seorang pelajar yang enggan, merupakan paduan antara keingintahuan dan kewaspadaan yang seketika akan memicu rasa penasaran dari penonton. Menerima tugasnya sebagai murid, Chise membuka diri untuk belajar segala hal, sehingga penonton merasa bisa menemukan apa saja tanpa ada batasan, tetapi pada saat yang sama, karena berhati-hati setiap kali berjumpa hal baru, dia juga kemudian menjaga hal-hal tersebut senantiasa tampak misterius, sehingga penonton pun tidak pernah bisa tahu dengan pasti apa yang akan dia temukan. Yang paling hebat, dengan menjadikan latar belakang Elias yang tak jelas termasuk salah satu misteri yang Chise perlu pelajari, anime ini lalu membawa kisah penemuan-penemuan Chise kembali ke dalam kisah romantisnya bersama Elias dan berhasil menggabungkan keduanya dengan sempurna. Semakin banyak Chise belajar dari Elias, semakin dalam pula mereka saling mencintai -- bukan cuma terasa alami, hubungan mereka hampir seperti takdir yang tak terhindarkan.

- Overall Score:
Mungkin ada baiknya jika langsung disebutkan bahwa anime ini masih punya kekurangan. Dia tidak mampu mewujudkan dengan benar atmosfer menegangkan pada adegan yang seharusnya berbahaya. Tetapi, momen menegangkan hanyalah satu bagian kecil dari keseluruhan anime ini -- begitu kecil hingga anda nyaris tidak akan merasa kehilangan apapun. Sementara untuk jenis-jenis emosi yang lain, mulai romance yang seketika meluluhkan hati hingga penemuan hal baru yang selalu membuat takjub, dari drama yang menyentuh jauh ke sanubari sampai komedi ringan yang balik melunakkan suasana, anime ini sanggup menyajikan semuanya secara efektif dan dalam bentuk yang paling indah. Skor 9,5 dari 10 (Recommended!!!)

4 komentar:

  1. Eh min, next review Violet Evergarden donk???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks!

      "Violet Evergarden" baru rencana mau nonton. Mungkin masih dua pekan lagi.
      Nanti kalau sudah selesai akan saya jadikan prioritas.

      Hapus