Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 21 Oktober 2016

TANAKA-KUN WA ITSUMO KEDARUGE

- Judul: 田中くんはいつもけだるげ (Tanaka-kun wa Itsumo Kedaruge)
- Judul Alternatif: Tanaka-kun is Always Listless;
- Tipe: TV (April 2016)
- Genre: Comedy;
- Episode: 12
- Rating: Relatively Safe
- Sinopsis:
Tanaka tidak punya semangat untuk melakukan apapun. Dia bahkan lebih memilih terus tidur meski kelaparan daripada harus bangun dan makan. Seandainya pun dia memutuskan sedikit berusaha, itu hanya supaya dia bisa bermalas-malasan lebih lama dan lebih nyaman lagi. Agar Tanaka tetap dapat mengikuti pelajaran di sekolah dan menjalani kehidupan dengan normal, semua orang kemudian berharap kepada Oota untuk senantiasa mendukung kebutuhan Tanaka dan menutupi setiap kekurangannya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Apa yang menarik dari seorang pemuda malas yang tidak punya minat untuk melakukan apapun? Sayangnya, tidak banyak. Anime ini masih mampu memberikan beberapa situasi yang unik, seperti ironi ketika Tanaka harus berusaha agar bisa bermalas-malasan, atau kesalahpahaman sewaktu Oota tidak bisa membedakan sikap malas Tanaka dengan suatu penyakit, tetapi dia tidak pernah cukup jenaka sebagai komedi. Meski penonton mungkin akan tersenyum sesaat karena tidak menduga situasi tersebut, anime ini tidak pernah benar-benar menyediakan alasan untuk tertawa. Lagi pula, terdapat batas yang sangat rendah pada ragam jenis situasi yang dapat muncul dari Tanaka -- settingnya memang bervariasi, namun bentuknya masih selalu sama, sehingga tidak butuh waktu lama sebelum anime ini mulai terasa repetitif dan terlalu mudah ditebak. .... Syukurlah, anime ini ternyata tidak bersikeras hanya bicara tentang Tanaka dan Oota. Dan bila mengangkat tokoh-tokoh lain, seperti Miyano dan Echizen, atau setidaknya jika Tanaka dan Oota membahas hal baru selain sikap malas Tanaka, anime ini sesekali tetap mampu menghasilkan komedi yang cukup bagus. Hal ini menunjukkan bahwa dia sebenarnya punya semua kompetensi sebagai komedi, namun barangkali ketika bermaksud memberi warna unik pada leluconnya dalam wujud tokoh Tanaka yang tidak lazim, anime ini akhirnya justru menghalangi dirinya sendiri dari menulis lelucon yang sederhana dan alami dari tokoh-tokoh yang lebih umum.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Seperti yang telah diungkapkan di atas, anime ini sebenarnya sangat mampu menjadi komedi yang bagus, dan bukti lain yang semakin menegaskan hal tersebut adalah cara bagaimana dia menggunakan visual dengan pandai untuk meningkatkan efektivitas setiap lelucon. Apakah itu dengan menampilkan suatu adegan pada timing yang paling tepat, ataukah dengan gambar-gambar tambahan untuk melengkapi dialog para tokohnya, terlepas dari kualitas lelucon itu sendiri, anime ini selalu berhasil menyajikannya dengan baik.

- Tokoh/Karakter:
Tampaknya Tanaka dihadirkan lebih cenderung cuma untuk memberi anime ini keunikan daripada sebagai sumber komedi. Meski di satu sisi dia merupakan jenis karakter yang sangat jarang atau bahkan mungkin belum pernah ada sebelumnya, barangkali alasan mengapa dia tidak digunakan cukup sering adalah karena memang tidak banyak lelucon yang dapat dihasilkan dari karakternya. Sekali lagi, anime ini bukannya tidak memahami kriteria tokoh-tokoh yang efektif untuk komedi, sebagaimana yang terlihat pada Miyano yang hiperaktif atau Echizen yang selalu salah paham, namun apa arti sumber komedi yang baik jika kemudian tidak pernah digali? Dia memosisikan mereka hanya sebagai pelengkap yang sesekali muncul dan lebih mengutamakan untuk menampilkan Tanaka sebanyak mungkin, maka jika anime ini memang bermaksud menjadi komedi, dia tidak bisa dikatakan telah memilih tokoh-tokoh yang tepat.

- Overall Score:
Apakah sebuah komedi tidak cukup hanya sekadar lucu? Anime ini mungkin berpikir demikian sehingga menggunakan tokoh utama yang tidak biasa. Namun, meski memang berhasil menjadikan anime ini terasa berbeda, Tanaka ternyata kemudian bukanlah sumber komedi yang cukup bagus. Keterbatasan dalam variasi lelucon yang dapat dia hasilkan justru cuma menghalangi anime ini dari berkembang, dan potensi komedi yang sebenarnya anime ini miliki serta kemahiran dalam menyajikannya secara visual pun akhirnya tidak pernah dapat dinikmati sepenuhnya. Skor 7,5 dari 10 (Restrained comedy)


DVD/Blu-ray:

Goods:
- CD Music: Soundtrack / OP Theme / ED Theme
- CD Drama: Vol 1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar