Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 14 Oktober 2016

ANNE HAPPY

- Judul: あんハピ♪ (Anne Happy)
- Judul Alternatif: Unhappy Go Lucky;
- Tipe: TV (April 2016)
- Genre: Comedy; Drama(?);
- Episode: 12
- Rating: Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Hanakoizumi An tidak menyangka bahwa dia diterima bersekolah di Akademi Tennomifune yang ternama. Namun, berbeda dari enam kelas lainnya yang berusaha mengembangkan potensi tubuh dan pikiran para muridnya, Hanako ternyata dimasukkan ke kelas 1-7 yang dibuat khusus dengan tujuan agar murid-murid yang mempunyai masalah aneh tetap dapat hidup bahagia. Meski dia sendiri tidak pernah merasa tidak bahagia, Hanako yang selalu bernasib sial kemudian memulai serangkaian pelatihan menuju kebahagiaan bersama Hibarigaoka Ruri yang jatuh cinta kepada 'orang' yang salah, Kumegawa Botan yang memiliki kondisi tubuh sangat lemah, Hagyuu Hibiki yang tidak mampu mencegah dirinya tersesat di jalan, dan Ekoda Ren yang tanpa sadar akan menarik perhatian semua hewan betina hingga berkumpul mengerumuninya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Lima orang gadis yang masing-masing memiliki masalah aneh, ditambahkan situasi sehari-hari, adalah sama dengan komedi yang sangat kaya. Menyaksikan para tokoh di anime ini mengalami kecelakaan-kecelakaan unik mereka saja sudah cukup menghibur, tetapi bahwa semua kecelakaan tersebut datang dari berbagai perbuatan sederhana yang seharusnya aman, seperti membeli minuman di mesin penjual otomatis atau ketika berjabat tangan, menjadikan efek kejutan dari komedinya semakin kuat dan sekaligus menjanjikan variasi yang tidak akan pernah habis. .... Namun, tidak. Anime ini ternyata bukan komedi dengan kualitas sebagus itu. Ya, kecelakaan-kecelakaan lucu tadi memang masih ada, tetapi jumlahnya begitu kurang hingga terkadang anime ini bahkan tidak terasa seperti sebuah komedi. Sebab, pada kenyataannya, dia lebih sering memperlakukan masalah-masalah aneh pada para tokohnya bukan sebagai sumber komedi, melainkan justru layaknya suatu kesulitan hidup yang mesti mereka hadapi, maka anime ini pun kemudian terkesan lebih condong ke arah drama yang penuh emosi. Pelajaran yang mereka dapatkan di sekolah adalah ujian serius yang akan menentukan nasib mereka, dan pertemanan di antara mereka sangat menyentuh bagaikan kisah persahabatan beberapa orang gadis yang telah lama menderita sendirian. Barangkali anime ini bertujuan memberi inspirasi dengan menunjukkan bahwa siapapun bisa memperoleh kebahagiaan, tetapi meski di satu sisi dia berhasil mencapai tujuan tersebut, di sisi lain, bukankah hal ini tetap dapat dapat dilakukan tanpa perlu memberinya penekanan secara khusus? Cukup dengan memperlihatkan para tokohnya berkumpul dan menderita bersama seharusnya sudah mampu mewakili kebahagiaan yang dimaksud, namun anime ini tampaknya berusaha terlalu keras ingin menghiasinya dengan bingkai istimewa sehingga dia akhirnya justru mengorbankan potensi besar komedi yang sebenarnya dia miliki.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Walaupun anime ini tidak menghadirkannya sebanyak yang diharapkan, dia tetap tahu betul bagaimana cara menyajikan komedi dengan baik. Apakah itu dengan memperlihatkan secara tiba-tiba kejadian buruk yang menimpa Hanako atau sekadar memperdengarkan rintihan Botan saat merasakan sakit, anime ini memahami inti dari setiap lelucon dan kemudian menampilkannya melalui audio visual yang paling sesuai, sehingga komedinya selalu dapat dinikmati seketika dan secara maksimal.

- Tokoh/Karakter:
Sebagai komedi yang sangat bergantung kepada masalah aneh dari para tokohnya, anime ini berhasil membedakan dengan jelas masalah dari masing-masing tokoh agar setiap orang bisa menjadi sumber komedi. Dan jika semua tokoh mampu menyajikan lelucon khas mereka sendiri, seharusnya tidak ada satu pun detik dari anime ini yang akan berlalu tanpa berisi sesuatu yang lucu di dalamnya. Namun, oleh karena itu pula, sungguh mengherankan bahwa anime ini kemudian memilih membawa para tokoh, yang tampaknya didesain secara spesifik untuk menghasilkan komedi tersebut, justru ke arah kisah drama. Sementara, pada saat yang sama, karakter mereka tidak dipersiapkan cukup matang untuk menyajikan cerita tentang persahabatan, sebab kecuali mungkin Ren yang tanpa ekspresi, kesan yang muncul dari tokoh-tokoh lainnya hanyalah empat karakter yang terlalu mirip, yaitu sekumpulan gadis yang menderita bermacam masalah aneh. Kepribadian mereka tidak memiliki keunikan tertentu untuk menggambarkan suatu hubungan yang tercipta dari lima orang berbeda. Keunikan itu cuma terletak pada masalah-masalah aneh mereka, yang hanya akan bersinar apabila anime ini menggunakan para tokohnya sebagai sumber komedi. Namun, karena ternyata dia seringkali memaksa agar mereka memainkan peran yang tidak semestinya mereka perankan, keunggulan yang ada pun akhirnya tidak banyak bermanfaat.

- Overall Score:
Anime ini memiliki masalah aneh yang mungkin belum pernah ditemukan sebelumnya. Para tokohnya dipersiapkan khusus untuk komedi, tetapi dia kemudian lebih sering menggunakan mereka untuk menyampaikan kisah drama. Aneh, sebab dengan dukungan audio visual yang pandai, anda bisa saja menikmati salah satu komedi terbaik, namun entah mengapa, anime ini justru memutuskan hanya menjadi siluet samar dari suatu cerita yang setengah jadi. Skor 7,5 dari 10 (Confused comedy)


DVD/Blu-ray:
Volume 1
Volume 2
Volume 3
Volume 4
Volume 5
Volume 6

Goods:
- Blanket: Group / Hanako & Hibari & Botan
- Deka Key Chain: Machiawase / Hansou / Koujichuu / Mawaremigi / Tsuugaku
- Pos x Pos Collection Set
- CD Music: OP Theme / ED Theme
- CD Unit Song: Vol 1 / Vol 2
- CD Character Song: Vol 1 / Vol 2 / Vol 3 / Vol 4 / Vol 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar