Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Selasa, 15 Juli 2014

SAMURAI FLAMENCO

- Judul: サムライフラメンコ (Samurai Flamenco)
- Judul Alternatif: SamuMenco;
- Tipe: TV (Oktober 2013)
- Genre: Comedy; Action;
- Episode: 22
- Rating: Mild Violence (Physical Harm) and Mild Eroticism (Partial Nudity)
- Sinopsis:
Terinspirasi oleh banyak serial televisi yang dia tonton sejak kecil, Hazama Masayoshi bercita-cita menjadi seorang Hero. Meski kemudian dia sadar bahwa Hero sebenarnya bukan hal yang nyata, tekad dan harapan Masayoshi tidak pernah surut walau sedetik pun, dan pada suatu hari, daripada terus menunggu ada suatu peristiwa luar biasa yang terjadi, dia tiba-tiba mendapatkan ide untuk mewujudkan Hero yang dia impikan tersebut dengan kedua tangannya sendiri. Maka, meminjam nama tokoh yang ditinggalkan mendiang kakeknya, Masayoshi lalu mulai berpatroli setiap malam, membasmi kejahatan sedikit demi sedikit sebagai Samurai Flamenco.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Apa yang menarik dari serial tokusatsu? Pendapat setiap orang tentu akan berbeda, tetapi mungkin salah satu jawabannya adalah bahwa meski dengan tema yang tidak masuk akal dan kekanak-kanakan, terkadang dia tetap bisa memiliki cerita yang cukup dalam dan mengharukan. Dan tampaknya persis kesan seperti itu yang ingin diperlihatkan oleh anime ini. Jika dinilai melalui pandangan awam, dia akan penuh dengan hal-hal konyol, terutama setelah para monster mulai bermunculan, tetapi memang itulah tujuan anime ini. Semua stereotip yang ada sengaja dipertahankan, mulai dari yang sederhana semacam pose sebelum bertarung hingga yang luar biasa semisal penggabungan robot raksasa kelompok Sentai, agar para penonton dapat segera mengenali kemiripannya dengan serial tokusatsu yang mereka kenal dan cintai. Lalu, seolah untuk menyeimbangkan hal-hal konyol tadi, anime ini menyajikan sebuah cerita yang membakar semangat dan -- anehnya -- cukup believable tentang seorang pemuda yang tidak pernah menyerah mengejar impiannya, bahkan meski impian tersebut adalah sesuatu yang dianggap mustahil di dalam masyarakat. Jalan ceritanya tidak dapat dikatakan teratur baik, sebab banyak perpindahan dari satu tahap ke tahap berikutnya tampak sangat dipaksakan, namun masih ada cukup perhatian pada hubungan antara setiap insiden dengan kondisi di dunia nyata, misalnya bagaimana reaksi masyarakat jika ada seseorang yang mulai berkeliaran dengan mengenakan kostum dan membasmi kejahatan, sehingga anime ini tetap terasa sebagai sesuatu yang mungkin saja terjadi. .... Sayangnya, pada saat yang sama, karena terlalu banyak menggunakan stereotip serial tokusatsu, anime ini kemungkinan besar hanya mampu dinikmati oleh sebagian orang, sementara sebagian yang lain akan mendapatinya tidak punya cukup daya tarik. Jenis cerita yang tidak biasa memang sempat memicu rasa penasaran, tetapi pada akhirnya anime ini sangat mudah ditebak, sehingga butuh kesetiaan pada tingkat seorang penggemar untuk bisa terus mengikuti ceritanya sampai selesai.

- Audio Visual (Art, Animasi, Voice Acting, dll):
Meski tidak selalu terlihat bagus, animasi di anime ini masih sanggup menyajikan bagian-bagian penting dari ceritanya tanpa banyak masalah. Bukan yang paling halus, tetapi gerakan para tokohnya tetap terlihat cukup alami, dan detil pada wajah mereka mampu menyampaikan setiap emosi dengan jelas. Namun, satu hal istimewa dari audio visual anime ini yang paling pantas untuk dipuji adalah voice-acting untuk tokoh Masayoshi. Menyuarakan seseorang yang bersungguh-sungguh mengejar impian adalah hal biasa, tetapi ketika impian tersebut merupakan sesuatu yang begitu aneh, sulit untuk kemudian menjaganya agar tidak sampai terdengar bodoh. Syukurlah, anime ini berhasil melakukannya dengan baik. Masayoshi terdengar sangat tulus ingin menjadi pahlawan, sehingga meski reaksi yang wajar adalah meremehkannya, penonton mungkin tanpa sadar justru akan menyemangatinya.

- Karakter:
Sebagaimana yang telah disebutkan, anime ini memberi perhatian pada beberapa detil agar senantiasa terhubung dengan dunia nyata. Hal ini juga berlaku pada karakter Masayoshi. Alasan utamanya untuk menjadi Hero, yaitu untuk menghentikan pelanggaran hukum sekecil apapun, mewakili perasaan alami yang timbul dalam diri setiap orang yang mengharapkan ketertiban. Pilihan tindakannya mungkin memang agak berlebihan, tetapi siapapun akan segera maklum mengapa dia melakukannya. Sementara, dengan nilai-nilai kebenaran yang hampir sepenuhnya berkembang dari serial tokusatsu, determinasinya untuk terus berkeliaran sebagai Samurai Flamenco meski selalu dihujani cemoohan juga kemudian terasa sebagai hal yang wajar. .... Namun, hal ini cuma berlaku pada Masayoshi. Meski mereka bantu membentuk wujud Masayoshi sebagai pemuda otaku biasa yang perlahan belajar menjadi pahlawan, sebagian besar tokoh pendukung di anime ini justru ditampilkan terlalu fantastis. Mulai dari Mari, seorang idol yang secara diam-diam berlatih dan menciptakan alat-alat khusus untuk membela kebenaran di malam hari, hingga Kaname, seorang aktor yang kemudian berubah menjadi Hero sungguhan, tokoh-tokoh tersebut tampaknya termasuk stereotip serial tokusatsu yang sengaja dipertahankan, dan karenanya, sekali lagi, anime ini hanya mampu dinikmati oleh sebagian orang.

- Overall Score:
Anime ini bagaikan gabungan antara realita dan fantasi. Anda akan menemukan bahwa kisah Masayoshi sebagai individu adalah sesuatu yang wajar. Jiwa keadilan yang dia miliki mungkin di atas normal, tetapi sama sekali tidak mustahil. Namun, anda kemudian juga akan mendapati banyak bagian dari cerita anime ini terasa tidak masuk akal, seolah berasal dari imajinasi seseorang yang dibiarkan berkerliaran dengan bebas. Jika anda berpikiran terbuka dan siap menerima jenis cerita seperti apapun, kombinasi tersebut mungkin saja akan memberi anda pengalaman baru dan unik, tetapi jika yang anda inginkan adalah storytelling yang tersusun rapi dan karakter tokoh yang mudah dimengerti, anime ini mungkin akan terasa terlalu aneh bagi anda. Nilai 7,5 dari 10 (Partly sensible, partly ridiculous)

2 komentar:

  1. seruuuuu kok :D apalagi cerita tentang goto san dan pacarnya,, trus si masayoshi mau ngajak nikah.. gila.. :D dan pasukan penjahatnya ada jutaan ternyata.. hahaha

    terima kasih udah ulas anime ini.. semangat min

    BalasHapus