Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 07 November 2014

TOKYO ESP

- Judul: 東京ESP (Tokyo ESP)
- Judul Alternatif: -
- Tipe: TV (Juli 2014)
- Genre: Action; Supernatural; Romance;
- Episode: 12
- Rating: Extreme Violence and Strong Eroticism (Frequent Nudity)
- Sinopsis:
Urushiba Rinka tidak percaya pada keajaiban. Ketika melihat seekor penguin yang bisa terbang, pikiran pertama yang terlintas dalam benaknya adalah menangkap dan mendapatkan uang sebanyak mungkin dari penguin tersebut. Namun, sewaktu berusaha mengejar, Rinka kemudian menemukan lebih banyak hal-hal ajaib. Ikan-ikan bercahaya keemasan tampak berenang dengan bebas di udara, dan setelah salah satunya masuk ke tubuh Rinka, dia mendadak memiliki kemampuan untuk menembus benda-benda padat. Ternyata, ikan-ikan itu akan membangkitkan kekuatan ESP yang tersembunyi di dalam diri setiap orang, maka saat mereka berenang ke seluruh penjuru Kota Tokyo, Esper baru seperti Rinka pun terus bermunculan.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Tokyo berada di ambang kehancuran ketika para pengguna ESP atau Esper membuat kekacauan di mana-mana. Semuanya dimulai dengan banyak dari penduduk Tokyo yang tiba-tiba memiliki kekuatan ESP, dan meski sebagian penonton mungkin akan menganggapnya belum cukup memuaskan karena masih sedikit terlalu ... fantastis, paling tidak anime ini telah memberikan penjelasan masuk akal seputar fenomena tersebut, tentang dari mana kekuatan mereka berasal dan bagaimana jumlah mereka bisa sangat banyak dalam waktu yang begitu singkat. Hal ini menyebabkan para Esper selalu tetap terasa sebagai bagian dari manusia, yang selanjutnya memberi dimensi yang lebih dalam pada revolusi mereka untuk menguasai Tokyo daripada sekadar amukan dari sekelompok orang berkemampuan aneh. Sayang sekali, revolusi tersebut ternyata kemudian tidak pernah mampu tampil signifikan seperti yang seharusnya. Bahkan setelah Sang Professor menyandarkan sebuah kapal tanker raksasa ke Menara Tokyo, hampir tidak ada dampak yang terlihat pada kehidupan sehari-hari penduduk Tokyo kecuali barangkali menjadi topik liputan berita di televisi, seolah-olah pemandangan tersebut belum cukup luar biasa untuk bisa dikategorikan sebagai sesuatu yang penting. Alhasil, setiap insiden yang terjadi juga tampak terpisah dan berdiri sendiri, bukan merupakan bagian dari suatu rencana yang jauh lebih besar. Dan tatkala revolusi itu tidak lagi banyak berarti, dimensi ekstra yang sebelumnya disebutkan pun akhirnya hanya menjadi potensi yang tersia-siakan.

- Audio Visual (Art, Animasi, Voice Acting, dll):
Sebenarnya anime ini menyertakan special effects yang cukup bagus dalam memperlihatkan kekuatan-kekuatan ESP -- satu elemen yang mungkin paling dinanti-nantikan oleh penonton. Dan melalui pengaturan sudut pandang kamera yang baik, sesekali dia juga menampilkan sinematografi yang mampu menjadikan adegan aksinya terasa semakin seru. Maka, visual anime ini seharusnya sudah lebih dari memuaskan, namun ternyata frekuensi tontonan dengan kualitas seperti di atas masih sangat jarang, sehingga mereka justru jauh tenggelam dalam bayang-bayang animasi kasar yang sebaliknya tampak pada hampir setiap gerakan kecil dari semua tokoh anime ini. Barangkali yang terjadi adalah anime ini bermaksud memusatkan sumber dayanya yang terbatas hanya pada bagian-bagian tertentu agar bisa tampil mencolok untuk kemudian menyembunyikan bagian-bagian yang lain, tetapi karena bagian-bagian lain itu dibiarkan menjadi begitu buruk, merekalah yang akhirnya muncul sebagai warna dominan dari anime ini.

- Karakter:
Perubahan Rinka dari seorang gadis biasa hingga menjadi pahlawan yang bertarung untuk menyelamatkan Tokyo mungkin memang sekilas terkesan terlalu drastis, tetapi berkat Kyoutarou, perkembangan karakternya yang cepat tetap terasa seperti melewati proses yang halus. Menyaksikan Kyoutarou dengan begitu mudah menerima kekuatan ESP miliknya, Rinka pun seketika terdorong untuk meyakini bahwa hal-hal aneh yang terjadi pada dirinya mungkin tidak seburuk kelihatannya, dan mengikuti kegigihan Kyoutarou untuk menggunakan kekuatannya demi kebaikan, sejak awal Rinka sudah langsung menemukan tujuan jelas yang dapat segera dia kejar tanpa peduli dengan bahaya yang akan dia hadapi. Sayangnya, hal ini tidak menutupi fakta bahwa karakterisasi di anime ini masih dangkal. Tanpa alasan selain cinta dan keadilan yang melatar belakangi semua tindakan Rinka, pada akhirnya anime ini tidak pernah lebih daripada sekadar berupa pertarungan antara Esper baik melawan Esper jahat. Seharusnya masalah ini bisa diatasi dengan menghadirkan karakter-karakter lain untuk mewakili berbagai sudut pandang, tetapi karena setiap insiden terpisah dan berdiri sendiri, tokoh-tokoh seperti Murasaki atau Ayumu tidak memiliki peran di dalam cerita kecuali sejenak sebelum mereka akhirnya hanya menjadi salah satu Esper yang hadir cuma untuk bertarung.

- Overall Score:
Anime ini jelas menyimpan potensi besar. Sebagai bukti, anda tidak perlu mencari lebih jauh dari episode pertama yang menjanjikan sebegitu banyak -- cerita tentang perseteruan antara dua pihak yang melibatkan seluruh kota, pertarungan dahsyat yang memperlihatkan beraneka ragam kekuatan ESP, dan juga tokoh-tokoh dengan idealisme yang saling bersilangan. Sayangnya, pada episode-episode berikutnya, anime ini ternyata tidak mampu memenuhi janji-janji tersebut. Dia tidak pernah sanggup mencapai tingkat kualitas seperti yang diharapkan, dan mengingat bahwa semua semestinya dapat diperbaiki hanya dengan sedikit penyesuaian, anime ini pun terasa kian mengecewakan. Nilai 6,5 dari 10 (Unfulfilled promises)


DVD/Blu-ray:
Volume 1
Volume 2
Volume 3
Volume 4
Volume 5
Volume 6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar