Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Selasa, 19 Maret 2013

TONARI NO KAIBUTSU-KUN

- Judul: となりの怪物くん (Tonari no Kaibutsu-kun)
- Judul Alternatif: My Little Monster;
- Tipe: TV (Oktober 2012)
- Genre: Romance; Comedy;
- Episode: 13
- Rating: Mild Violence (Physical Harm)
- Sinopsis:
Selama ini Mizutani Shizuku hanya fokus pada pelajaran, tetapi sejak bertemu dengan Yoshida Haru yang duduk di sebelahnya, dia mulai tidak mampu berkonsentrasi. Semuanya gara-gara Haru yang, hanya karena Shizuku mengantarkan printout ke tempatnya, dia langsung menganggap Shizuku teman dan bahkan mengaku suka kepadanya. Lalu setelah mereka menghabiskan waktu bersama, pemuda itu seperti tidak pernah berhenti mengganggu pikiran Shizuku. Apakah itu berarti Shizuku juga menyukai Haru? Meski dia sudah susah payah berusaha mencari, ini adalah satu soal yang Shizuku kesulitan menemukan jawabannya.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Apakah mereka saling mencintai? Apakah mereka tidak saling mencintai? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, anime ini harus bersusah payah mengambil jalan yang berputar-putar. Ketika Haru mengaku suka, Shizuku menjawab tidak. Lalu ketika Shizuku mengaku suka, giliran Haru menjawab tidak. Kemudian ketika Haru kembali mengaku suka, Shizuku sekali lagi menjawab tidak. Dan sayangnya, romantisme bergaya tarik-ulur ini bukan disebabkan oleh kompleksitas situasi yang mereka hadapi, melainkan hanya karena pikiran para tokohnya yang terus berubah-ubah. Make up your mind! Hal ini menunjukkan kalau cerita anime ini kemungkinan besar ditulis sambil berjalan, tidak dipersiapkan dengan baik sejak awal, sehingga hasilnya adalah sesuatu yang lebih cenderung membingungkan daripada membuat penonton penasaran.
Namun beruntung, anime ini tidak seluruhnya tentang kisah romantis yang tak berujung. Masih ada bagian komedi yang cukup berhasil menjadi selingan menyegarkan. Komedi seperti kebodohan Haru, navigasi Yamaguchi (Yamaken) yang buruk, atau segala sesuatu tentang Nagoya si ayam jantan. Komedi yang sederhana, tetapi selalu muncul di saat yang paling tepat.

- Audio Visual (Art, Animasi, Voice Acting, dll):
Visual anime ini jelas bukan yang paling bagus. Pewarnaan pada background-nya terkesan masih kasar, dan sesekali animasinya tidak bergerak lancar. Namun hal ini juga bukan berarti bahwa visualnya buruk. Fungsinya untuk mendukung cerita dijalankan dengan baik, dan secara keseluruhan, anime ini tetap terlihat indah. Singkatnya, bagi penonton yang tidak terlalu mementingkan detil, visual anime ini akan cukup memuaskan.

- Karakter:
Anime ini ingin mengindikasikan bahwa ada kisah yang lebih dalam pada para karakternya daripada yang tampak, tetapi setidaknya sepanjang serial ini, mereka terasa terlalu dangkal, diberikan sifat-sifat dasar yang kemudian tidak pernah berarti banyak. Shizuku adalah gadis tekun dan rajin belajar yang mendadak dibuat bingung dengan masalah percintaan. Ini sebenarnya merupakan dilema dengan potensi cerita yang sangat bagus, tetapi karena masalah ini terlalu dipanjang-panjangkan dan tidak pernah benar-benar ada progress dalam pemecahannya, tidak butuh waktu lama hingga dilema tersebut kehilangan semua makna. Haru memiliki karakter tipikal pada hero atau tokoh utama pria di shoujo anime yang nyaris sempurna -- tampan, pintar, kuat, dan berlatar belakang keluarga kaya, tetapi sebab semua hal tersebut tidak berpengaruh apa-apa di dalam cerita, pada dasarnya dia hanyalah seorang pemuda yang aneh. Belum lagi dengan karakter-karakter pendukung seperti Sasahara (Sasayan) atau Yuuzan yang fungsi dan peran mereka sama sekali tidak jelas.
Namun sebagai pengecualian, sebagaimana yang disebutkan di atas, sepertinya memang ada kisah yang lebih dalam pada karakter Natsume Asako daripada yang tampak. Masalahnya sebagai seseorang yang kesepian dan mencari teman dengan hidup dalam kebohongan adalah sebuah kasus psikologi klasik yang selalu menarik untuk diikuti. Seandainya ada sequel untuk serial ini, maka akan jauh lebih baik jika anime itu fokus hanya pada karakter ini saja.

- Overall Score:
Dilema percintaan yang berulang-ulang. Karakter-karakter yang dangkal dan tidak menarik. Kecuali anda memang menyukai drama remaja yang bertele-tele, anime ini hanya punya sedikit nilai untuk ditawarkan. Namun, sedikit bukan berarti sama sekali tidak ada. Masih terdapat sisi komedi, dengan selera humor yang bagus dan manajemen yang baik, yang selalu siap menghibur anda. Nilai 7 dari 10 (Endlessly stretched)


DVD@Amazon:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar