Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 27 Juli 2018

MAHOU SHOUJO ORE

- Judul: 魔法少女 俺 (Mahou Shoujo Ore)
- Judul Alternatif: Magical Girl Ore;
- Tipe: TV (April 2018)
- Genre: Comedy;
- Episode: 12
- Rating: Strong Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Pada suatu hari, Uno Saki tiba-tiba mendapatkan kekuatan untuk berubah menjadi seorang Mahou Shoujo. Dan berkat kekuatan tersebut, bukan cuma bahwa kini dia mampu melindungi pemuda pujaannya, Mohiro dari makhluk-makhluk Youma yang hendak menculiknya, kepopuleran grup idol Magical Twin yang dia bentuk bersama temannya, Mikage Sakuyo pun perlahan mulai meningkat. ... Hanya ada tersisa satu hal kecil yang selalu membuatnya merasa gundah. Sebagai Mahou Shoujo, wujud Saki ternyata juga harus ikut berubah menjadi seorang laki-laki.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Anime ini memarodikan banyak hal, mulai dari tentang dunia bisnis Idol hingga tentang proses selama produksi anime. Tetapi satu-satunya yang kemudian berfungsi efektif sebagai komedi adalah parodi tentang Mahou Shoujo. Bukan hanya karena siapapun bisa langsung menyadari bahwa ada yang aneh apabila para Mahou Shoujo yang biasanya berupa gadis-gadis cantik tiba-tiba diganti dengan pria-pria berotot, parodi ini juga punya potensi luas untuk masih berlanjut lagi menghasilkan situasi-situasi lucu ketika Saki dan Sakuyo menjalankan aktivitas sebagai Idol atau ketika mereka berinteraksi dengan para tokoh pendukung. Parodi-parodi yang lain, sayangnya, tidak pernah mampu memberikan efek yang serupa. Ini bukan berarti bahwa mereka tidak bisa menjadi tontonan yang jenaka, namun untuk bisa memahami kejenakaan tersebut, penonton tampaknya diharuskan memiliki pengetahuan mendalam tentang sesuatu yang biasanya tidak diketahui secara umum. Jika tidak mempersiapkan diri dengan terlebih dahulu mempelajari hal-hal khusus seperti seluk-beluk bisnis Idol atau proses produksi anime, kemungkinan besar penonton akan kebingungan memahami bagian mana dari parodi-parodi itu yang seharusnya menjadi parodi, dan kurang lebih setengah dari anime ini pun akhirnya terasa seolah berlalu begitu saja tanpa menyajikan apa-apa.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Secara keseluruhan kualitas visual anime ini biasa-biasa saja. Sesekali dia memang akan terlihat sangat meragukan, tetapi dengan kecerdikannya menggunakan sinematografi untuk menyembunyikan animasi yang terbatas, dan juga kelihaiannya menyamarkan kekurangan sebagai bagian dari komedi, anime ini kemudian mampu tetap bertahan selalu berada di dalam batas yang aman.

- Tokoh/Karakter:
Para tokoh di anime ini masih merupakan perpanjangan dari komedinya. Mereka dimunculkan bukan untuk membangun jalan cerita, melainkan hanya untuk ikut memarodikan sesuatu, seperti Kokoro, peri pendamping Mahou Shoujo yang bersikap layaknya anggota Yakuza, atau Fujimoto, seorang cyborg yang bergaya ala protagonis dari suatu serial Tokusatsu. Sebagaimana yang telah digambarkan di atas tentang Mahou Shoujo yang berwujud pria-pria berotot, penampilan luar para tokohnya mampu untuk seketika mengundang tawa, namun sayangnya, anime ini tidak melanjutkan parodi yang sudah ada sampai ke dalam karakterisasi mereka. Nilai tokoh-tokoh tersebut benar-benar cuma sebatas penampilan luar mereka, sehingga efek dari parodi mereka pun kemudian tidak pernah bertahan lama. Selain Saki dan Sakuyo yang masih memiliki kepribadian dasar untuk bisa terus bereaksi dengan segala keanehan di sekeliling mereka, kegunaan semua tokoh di anime ini sebagai sumber komedi akan segera hilang setelah kemunculan mereka yang pertama.

- Overall Score:
Anime ini menunjukkan kemampuan untuk menjadi komedi yang baik, tetapi dia kemudian terhalangi oleh masalah dalam hal konsistensi. Meski cukup pandai membuat parodi yang seketika efektif, dia ternyata tidak sanggup melakukannya secara terus-menerus selama satu episode, dan terlebih lagi selama satu serial. Namun, tentu saja, masalah ini tidak akan langsung membalikkannya 180 derajat hingga dia tiba-tiba saja menjadi komedi yang buruk. Anime ini, pada akhirnya, tetap sangat mampu menghibur anda. Dia hanya tidak mampu menghibur sesering yang anda harapkan. Skor 7 dari 10 (Inconsistent comedy)


DVD/Blu-ray:
Volume 1
Volume 2
Volume 3
Volume 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar