Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 13 Oktober 2017

TSUKI GA KIREI

- Judul: 月がきれい (Tsuki ga Kirei)
- Judul Alternatif: As the Moon, So Beautiful;
- Tipe: TV (April 2017)
- Genre: Romance;
- Episode: 12
- Rating: Relatively Safe
- Sinopsis:
Tatkala mereka naik ke kelas tiga, Mizuno Akane dan Azumi Kotarou ternyata ditempatkan di kelas yang sama, dan pertemuan tersebut kemudian membuka jalan bagi mereka untuk saling berinteraksi. Baik Akane maupun Kotarou lekas menyadari bahwa ada yang terasa berbeda pada hubungan mereka yang tidak mereka rasakan dengan teman-teman yang lain, dan justru ketika masa-masa mereka di SMP Kawagoe akan segera berakhir, keduanya baru mulai perlahan belajar bahwa perasaan tersebut sesungguhnya adalah cinta.



Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Anime ini terasa kental dengan adegan-adegan klise yang sudah sangat lazim. Salah satu penyebabnya adalah karena tidak ada yang tampak berbeda atau unik pada situasi Akane dan Kotarou. Baik aktivitas Akane di klub atletik maupun upaya Kotarou untuk menjadi seorang penulis ternyata tidak banyak bermakna -- lebih sering hanya terkesan seperti hobi sesaat daripada sebagai sesuatu yang akan mempengaruhi kehidupan mereka, sehingga keduanya pun benar-benar terlihat cuma sebagai dua orang remaja biasa. Dan oleh alasan yang sama pula, jalan cerita anime ini kurang lebih dapat dengan mudah ditebak. Bukan berarti bahwa penonton pasti tahu apa yang akan terjadi, tetapi apapun yang terjadi tidak akan pernah melenceng jauh dari dugaan penonton. .... NAMUN, tentu saja, penilaian di atas hanya berasal dari sudut pandang yang 'netral'. Bukan mustahil bahwa, bagi mereka yang memang menyukai kisah romantis, semua kekurangan yang disebutkan tadi sebaliknya merupakan hal-hal yang bahkan menjadikan anime ini semakin menarik. Adegan-adegan klise itu mengindikasikan bahwa anime ini paling kurang akan terasa seindah kisah-kisah romantis lainnya, dan jalan cerita yang mudah ditebak itu berarti bahwa romance di anime ini akan berada pada bentuknya yang paling polos tanpa disertai bumbu dramatisasi yang berlebihan. Ditambah lagi, anime ini sangat pandai dalam menghidupkan atmosfer romance yang polos tersebut melalui momen-momen hening nan canggung dan juga sketsa-sketsa pendek nan manis di akhir setiap episode, maka jika melihatnya dari sudut pandang yang romantis, dia justru akan tampak penuh dengan potensi untuk menyebabkan hati siapapun berbunga-bunga.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Animasinya sangat bagus -- bahkan terkadang dia bisa terlihat luar biasa. Gerakan para tokohnya mengalir halus, sementara penggabungan dengan animasi CG di latar dan sekelilingnya dapat dikatakan sempurna. Meski tidak terdapat banyak adegan yang akan terasa istimewa, dari segi kualitas animasi sendiri, visual anime ini sungguh memuaskan.

- Tokoh/Karakter:
Nuansa kepolosan pada romance di anime ini terasa semakin hidup berkat perilaku kedua tokoh utamanya yang mendukung. Bukan hanya karena Akane dan Kotarou selalu tampak malu-malu dan ragu-ragu, persis layaknya dua orang remaja yang baru saja mengenal cinta, tetapi juga karena anime ini berhasil menjadikan sikap malu-malu dan ragu-ragu tersebut kemudian terkesan tulus dan realistis. Seperti yang telah disebutkan, upaya Kotarou untuk menjadi seorang penulis tidak banyak bermakna sebagai sebuah cerita, namun di sisi lain, hal ini mampu segera merealisasikan karakter Kotarou sebagai seorang pemuda dengan rasa percaya diri yang rendah. Dan cukup dengan menunjukkan bahwa Akane membutuhkan suatu alat untuk menenangkan ketegangannya, secara tidak langsung anime ini sudah memberi wujud nyata pada karakter Akane sebagai seorang gadis yang cenderung akan selalu merasa tegang ketika menghadapi hal apapun. Sekali lagi, keberhasilan ini tentu hanya berlaku bagi penonton yang menghargai kepolosan cinta mereka, namun jika berasumsi bahwa sejak awal anime ini memang bertujuan menghidupkan nuansa tersebut, terlepas dari kisah seperti apa yang diinginkan oleh penonton kemudian, dia harus dianggap sukses dalam menghadirkan karakter-karakter yang tepat dan memperkenalkan mereka dengan cara yang benar demi mencapai tujuannya itu.

- Overall Score:
Terlalu lazim dan mudah ditebak, atau justru teramat manis dan sangat menyentuh. Miringkan kepala anda sedikit ke arah yang lain dan anime ini akan segera menunjukkan warna yang jauh berbeda. Sebagian orang mungkin akan menemukan cerita dan para tokohnya terlalu datar tanpa keunikan tertentu, namun bagi yang lain, kepolosan adalah justru satu hal yang menjadikannya istimewa. Karena harus membandingkannya dengan semua anime pada umumnya, review ini hanya dapat memberi skor 8 dari 10, tetapi bergantung kepada pandangan anda tentang kualitas suatu kisah romantis, anime ini bisa saja bernilai jauh lebih tinggi. (Purest of romance)


DVD/Blu-ray:

Goods:

2 komentar: