Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 31 Maret 2017

QUALIDEA CODE

- Judul: クオリディア・コード (Qualidea Code)
- Judul Alternatif: -
- Tipe: TV (Juli 2016)
- Genre: Action; Super Powers;
- Episode: 12
- Rating: Strong Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Ketika makhluk asing Unknown tiba-tiba menyerang, umat manusia segera menyelamatkan dan menidurkan para anak-anak di sejumlah fasilitas tersembunyi. Beberapa tahun kemudian, semua anak terbangun dengan kekuatan super Sekai, dan menggunakan kekuatan tersebut, umat manusia akhirnya memiliki senjata yang mampu melawan balik Unknown. Memimpin pasukan pemuda dan gadis yang terbagi di tiga kota, Suzaku Ichiya, Utara Canaria, Tenkawa Maihime, Rindou Hotaru, Chigusa Kasumi, dan Chigusa Asuha pun kini menjadi harapan terakhir untuk melindungi manusia dari serangan musuh yang datang dari arah laut.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Satu masalah yang segera terlihat adalah bahwa latar belakang dan setting ceritanya sangat lemah. Anime ini bahkan tidak pernah mampu menjelaskan dengan baik mengapa para tokoh utamanya dan teman-teman mereka sejak awal mesti ditidurkan dalam Cold Sleep. Apakah masuk akal bahwa para orang dewasa hanya meninggalkan anak-anak mereka tertidur di suatu tempat, lalu mereka sendiri lari menyelamatkan diri? Jika memang serangan Unknown begitu berbahaya, bukankah tindakan yang paling pertama harus dilakukan adalah membawa anak-anak itu pergi sejauh mungkin? Hal ini juga merupakan indikasi awal bahwa cerita anime ini tidak dipersiapkan dengan matang, dan ketika dia bermaksud memberi nuansa misteri ke dalam jalan ceritanya, cara bagaimana anime ini terus menunda untuk mengungkap jawaban yang sudah teramat jelas pun membenarkan dugaan tersebut. Bukan berarti sama sekali tanpa perencanaan, hanya saja tampaknya keseluruhan anime ini dibangun cuma berdasarkan pada satu insiden di dalam perang antara umat manusia dengan Unknown, yaitu tatkala para tokohnya mengetahui asal-usul kekuatan super mereka. Tujuan anime ini yang paling utama adalah hanya untuk membuat insiden tersebut terkesan menakjubkan, sehingga mungkin dia kemudian sengaja memilih tidak terlalu memperhatikan detil di dalam perang yang menjadi latar belakangnya, dan pada saat yang sama, insiden itu juga sesungguhnya sangat mudah ditebak, maka upaya anime ini dalam menyamarkannya dengan sekadar berpura-pura bodoh, seolah berharap agar penonton terlalu buta untuk bisa menyadarinya sendiri, terasa masih jauh dari memadai.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Terdapat beberapa momen ketika visualnya cukup bagus, tetapi lebih sering anime ini akan terlihat buruk. Animasinya tampak kaku, dan belakangan bahkan jumlah animasi di semua adegan sudah sangat jauh berkurang, sementara sinematografinya terasa aneh dengan posisi para tokohnya yang tidak konsisten pada setiap perubahan sudut gambar. Hal serupa juga dapat dikatakan untuk bagian audionya. Meski masih ada beberapa dialog yang berguna, anime ini lebih banyak hanya berisi basa-basi yang kosong dan tidak berarti.

- Tokoh/Karakter:
Para tokoh di anime ini khusus disusun secara berpasang-pasangan: romance Suzaku dan Canaria; persahabatan Maihime dan Hotaru, lalu persaudaraan Kasumi dan Asuha. Maka adegan-adegan yang menampilkan hanya suatu pasangan tertentu masih bisa terasa hidup dengan jenis emosi mereka masing-masing. Akan tetapi, anime ini tampaknya kebingungan ketika harus mengumpulkan tokoh-tokoh dari pasangan berbeda di dalam satu adegan. Sebagai rekan seperjuangan yang bertempur melawan musuh yang sama, bahwa sesekali mereka akan saling berinteraksi memang merupakan hal yang alami, namun wujud interaksi itu sendiri kemudian terkesan tidak alami. Anime ini selalu memaksakan agar seorang tokoh akan mengucapkan sesuatu yang sengaja 'menyerang' tokoh yang lain meski tanpa alasan kuat (yang juga menjadi penyebab utama mengapa anime ini penuh dengan dialog sia-sia) maka hubungan yang tercipta dari percakapan mereka pun terasa begitu palsu, sebab dia muncul dari awal yang juga sangat mengada-ada. Dengan dorongan bertempur yang bersifat pribadi dan kesibukan memimpin pasukan di wilayah masing-masing, mungkin satu-satunya hubungan yang masuk akal dari para tokoh ini adalah secara profesional -- mereka bertemu, bekerja sama, lalu segera berpisah lagi -- atau jika memang anime ini menginginkan mereka memiliki hubungan yang lebih mendalam, seharusnya dia juga menulis ulang karakter setiap tokohnya dari awal dan memberi mereka alasan berinteraksi yang jauh lebih meyakinkan daripada sekadar secara kebetulan berada di setting cerita yang sama.

- Overall Score:
Mengandalkan satu titik tertentu di dalam cerita sebagai focal point adalah hal yang lazim, namun mungkin anime ini kemudian terlalu banyak bergantung kepada titik tersebut. Dia seolah begitu saja berharap bahwa penonton akan dibuat sangat terpukau karenanya hingga melupakan semua aspek lain, maka anime ini pun meremehkan nilai animasi dan interaksi di antara para tokohnya. Padahal, dengan enam tokoh utama yang memiliki karakter bervariasi dan yang bertarung menggunakan kekuatan super, paling tidak seharusnya dia masih bisa menyajikan suatu pertunjukan visual atau drama manusia yang menarik. Skor 6 dari 10 (Narrowly fixated focus)


DVD/Blu-ray:
Volume 1
Volume 2
Volume 3
Volume 4
Volume 5
Volume 6

Goods:
- CD Soundtrack
- CD Radio

3 komentar:

  1. review charlotte dong dan angel beats

    BalasHapus
    Balasan
    1. Review "Charlotte":

      Sulit untuk menganggap serius anime ini, sebab tampaknya, anime ini sendiri tidak pernah yakin apa yang sebenarnya hendak dia sajikan kepada penonton -- apakah sebuah cerita yang rumit dan serius, ataukah justru cerita yang ringan dan jenaka. Hal ini ditunjukkan dari bagaimana ceritanya seolah mendadak berubah arah di tengah jalan. Setelah para tokohnya hanya terus bermain-main selama sekitar enam episode (that's half the series!), mereka tiba-tiba saja sedang dalam misi menyelamatkan seluruh dunia! Atau juga yang bisa ditemukan pada tokoh Tomori Nao, yang seharusnya termotivasi oleh suatu kisah latar yang begitu dalam dan mengerikan, namun ternyata dia kemudian lebih sering bersikap seperti tidak peduli terhadap apapun dan cuma sekadar menjalankan tugas yang diberikan kepadanya. Selain kualitas animasinya yang selalu bagus, ada terlalu banyak inkonsistensi di anime ini yang mencegahnya dari bahkan memiliki satu wujud pasti yang dapat anda pahami, dan terlebih lagi yang dapat anda nikmati. Skor 7 dari 10 (Indecisive)

      Review "Angel Beats!":

      Anime ini terasa komprehensif. Dia mencakup komedi slapsticks, drama kehidupan, kisah romantis yang menyentuh, aksi pertarungan seru, dan bahkan hingga sedikit misteri. Meski plotnya sendiri tidak benar-benar baru, menggabungkannya dengan setting bertema sekolah ternyata mampu memberikan sebuah pengalaman yang unik. Dan ceritanya disusun sebegitu rupa sehingga tokoh-tokoh pendukungnya sama berkesan dengan para tokoh utama. Lalu, ditambah pula dengan audio visual yang mendukung, anime ini benar-benar memiliki semua yang anda harapkan. Skor 9 dari 10 (Recommended!)

      Hapus