Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 09 September 2016

NETOGE NO YOME WA ONNA NO KO JA NAI TO OMOTTA?

- Judul: ネトゲの嫁は女の子じゃないと思った? (Netoge no Yome wa Onna no Ko Ja Nai to Omotta?)
- Judul Alternatif: NetoYome; And You Thought There is Never a Girl Online?
- Tipe: TV (April 2016)
- Genre: Comedy; Romance;
- Episode: 12
- Rating: Mild Violence and Strong Eroticism (Occasional Nudity)
- Sinopsis:
Berdasarkan pengalamannya dengan karakter gadis Nekohime yang sesungguhnya adalah seorang pria dewasa, Nishimura Hideki akhirnya menyadari bahwa dunia game dan dunia nyata merupakan dua alam yang jauh berbeda. Oleh karena itu pula, ketika rekannya di guild Alley Cats ingin menjadi istri karakter Rusian miliknya, Hideki pun menerima lamaran tersebut tanpa banyak berpikir. Namun, ketika mereka kemudian bertemu di dunia nyata, Ako yang juga bernama asli Tamaki Ako ternyata menganggap serius pernikahan mereka di dalam game dan benar-benar sudah menganggap Hideki sebagai suaminya yang sah. Khawatir melihat kondisi Ako, bersama dengan para anggota Alley Cats lainnya, Goshouin Kyou dan Segawa Akane yang secara kebetulan juga berada di sekolah yang sama dengan mereka, Hideki lalu membentuk Gendai Tsuushin Denshi Yuugi-bu (Klub Permainan Elektronik Online Modern) demi meyakinkan Ako bahwa hubungan mereka tidak nyata.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Apakah menyukai seseorang di game online berarti menyukai hanya karakter yang terdapat di dalam game ataukah justru orang yang bermain di baliknya? Sebab jika sudah menghabiskan banyak waktu bersama seseorang tersebut dan mengenal semua kebiasaannya, bukankah obyek dari perasaan suka tadi tidak lagi terhenti pada apa yang sekadar tampil di layar? Meskipun disajikan dalam bentuk komedi-romantis yang santai, sesungguhnya anime ini mengangkat topik cukup serius yang telah lama menjadi perdebatan. Dia membahas tentang batas samar di mana permainan di dalam game seharusnya berakhir dan hubungan nyata antara sesama manusia dimulai, dan tidak seperti anime lain yang akan begitu saja menggabungkan kedua alam sehingga masih cenderung mengharuskan penonton agar berangan-angan cukup jauh, anime ini menggunakan sudut pandang kehidupan sosial yang akan terasa lebih relevan, maka kemudian muncul daya tarik alami untuk menyaksikan kisah Ako dan membuktikan sendiri apakah rasa cintanya yang berawal dari game merupakan sesuatu yang nyata, ataukah dia memang hanyalah gadis polos yang terlalu mudah percaya.
Ditambah lagi, cara penyajian di dalam anime ini juga sangat bagus dengan bagian komedi dan bagian romance yang seimbang. Meski tidak selalu secara langsung, kisah cinta Ako mampu senantiasa dijaga tetap sebagai topik utama -- pertanyaan terakhir ke mana semua cerita anime ini akan berujung, sementara lelucon-leluconnya juga dipersiapkan dengan baik, namun tanpa pernah terkesan mengurangi makna penting dari kisah Ako. Menyempurnakan semuanya, anime ini juga menunjukkan kreativitas yang tinggi dalam menulis cerita, sehingga walaupun dia terus mengangkat tema yang sama tentang interaksi para pemain di game online, setiap cerita selalu terasa berbeda, baru, dan yang paling penting, menarik.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Ketika anime ini bermaksud membahas korelasi antara hubungan di dalam game dan hubungan di dunia nyata, dia juga berhasil menggambarkannya dengan sangat baik dalam bentuk audio visual. Wujud Master dan Schwein yang berubah setelah Hideki mengenal Kyou dan Akane, atau Sette yang tergagap karena Nanako tidak bisa mengetik cepat saat chatting -- bukan hanya akan menjadi hiburan yang menyenangkan bagi penonton yang sudah terbiasa dengan game online, hal ini juga cukup efektif untuk mengantarkan secara halus mereka yang belum terbiasa agar dapat tetap mengerti apa yang sedang terjadi. Memang masih terdapat beberapa dialog yang kurang mampu menyampaikan maksudnya dengan jelas, tetapi secara keseluruhan, anime ini adalah salah satu contoh terbaik atas bagaimana cara menggunakan audio visual untuk mendukung penyajian cerita.

- Tokoh/Karakter:
Meski dimaksudkan sebagai seseorang yang tidak mengetahui batas antara dunia game dan dunia nyata, Ako tidak selalu terlihat demikian. Anime ini sepertinya tidak mempersiapkan dengan matang bagaimana mewujudkan sudut pandang Ako yang khas tersebut dalam perilakunya setiap hari, sebab terkadang dia tampak masih mampu dengan mudah membedakan kedua dunia tadi, sehingga sesekali terasa agak membingungkan seberapa jauh sebenarnya masalah yang diderita oleh Ako. .... Namun, anehnya, kesalahan yang seharusnya cukup mendasar ini ternyata tidak pernah meninggalkan dampak yang signifikan. Barangkali alasannya adalah karena inti dari semua masalah Ako terletak pada rasa cintanya kepada Rusian dan Hideki yang sama besar, dan hal ini sudah langsung ditekankan sejak awal dan selanjutnya terus ditampilkan secara jelas sampai akhir, maka perilaku-perilaku Ako yang lain pun tidak punya kesempatan untuk mempengaruhi keseluruhan cerita. Selain itu, para tokoh yang lain juga berhasil menutupi kekurangan Ako dengan mengangkat masalah mereka sendiri seputar hubungan antara dunia game dan dunia nyata, seperti Akane yang berusaha sekuat tenaga merahasiakan identitasnya sebagai seorang gamer, atau Kyou yang akan menghabiskan uang hasil kerja kerasnya hanya untuk memperkuat dirinya di dalam game. Ketika dia tidak begitu cermat dalam menyusun karakter seorang tokoh utama, anime ini mampu kemudian menebusnya dengan kombinasi tepat dari semua tokohnya secara kolektif.

- Overall Score:
Anda mungkin sudah banyak menonton anime yang menggabungkan dunia game dan dunia nyata. Namun jika anime lain biasanya hanya membuat para tokohnya terperangkap di dalam game atau semacamnya, barangkali anime ini adalah yang pertama mengatakan bahwa fenomena penggabungan tersebut merupakan masalah sosial yang telah terjadi saat ini. Alhasil, cerita anime ini terasa jauh lebih relevan dan masuk akal, lalu ditambah juga dengan cara penyajian yang luar biasa, baik dari segi audio visual maupun dalam penulisan cerita, anime ini mampu menjadi tontonan yang menarik dan menghibur sekaligus. Memang masih terdapat sedikit masalah konsistensi pada tokoh Ako, tetapi hal itu tidak cukup untuk menghalangi anime ini dari menjadi komedi-romantis yang sangat bagus. Skor 8,5 dari 10 (Interesting topic, entertaining presentation)


DVD/Blu-ray:

Goods:
- Figure: Ako
- Gororin Rubber Strap: Ako A / Ako B / Schwein / Apricot / Nekohime
- Front and Back Rubber Strap: Ako / Akane / Kyou / Mascot
- CD Music: OP Theme / ED Theme

2 komentar:

  1. min,, boleh request review nga ?
    kalau bi bolehin, minta minta di review min, anime "ghost hunt"
    reviewer di MAL pda gk ngerti pakai bhasa iggris semua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti diusahakan. Karena serialnya 2 cours, harus cari waktu dulu

      Hapus