Announcement

Selamat datang di AOI Casket!
Sebuah tempat di mana anime dilihat dengan antusias, ditelaah dengan seksama, dan kemudian dinilai dengan serius.
Untuk berita-berita anime terbaru, kunjungi AOI Corner.

Blog ini masih terus dalam pengembangan untuk melengkapi koleksi animenya.

Jumat, 10 Juni 2016

KOUKAKU NO PANDORA

- Judul: 紅殻のパンドラ (Koukaku no Pandora)
- Judul Alternatif: Pandora in the Crimson Shell ~Ghost Urn~;
- Tipe: TV (Januari 2016)
- Genre: Sci-Fi; Action; Comedy;
- Episode: 12
- Rating: Mild Violence and Mild Eroticism (Partial Nudity)
- Sinopsis:
Kecuali otaknya, seluruh tubuh Nanakorobi Nene telah digantikan dengan mesin. Penggabungan sesempurna itu merupakan hal langka yang langsung menarik perhatian dari ilmuwan Uzal Delilah, maka ketika secara kebetulan Nene juga pindah ke Pulau Cenancle, Uzal segera mengajak Nene ke laboratorium tempat dia bekerja. Di sana Nene lalu bertemu dengan gadis android Clarion, dan setelah senjata rahasia BUER mendadak lepas kendali, Uzal memerintahkan Clarion untuk melayani Nene, sehingga Nene pun kemudian dapat menggunakan program Pandora Device pada tubuh Clarion yang akan seketika memberinya keahlian dalam berbagai bidang, mulai dari untuk bertempur sampai sekadar keperluan sehari-hari.

Review:

- Cerita (Plot, Storyline, Storytelling, dll):
Anime ini tampaknya tidak sedang bercerita tentang apapun. Atau, untuk lebih tepatnya, dia tidak pernah menceritakan apapun secara lengkap. Terkadang dia ingin bicara tentang keistimewaan Nene sebagai salah satu dari sedikit manusia yang seluruh tubuhnya adalah mesin, tetapi hal ini muncul cuma sesekali dan dengan begitu acak. Dia hanya diangkat ketika Nene melakukan sesuatu yang luar biasa, dan setelah saat tersebut berlalu, dia pun langsung segera diabaikan lagi. Terkadang dia juga ingin bicara tentang hubungan antara Nene dan Clarion, namun karena sejak awal Clarion telah diprogram untuk melindungi Nene, rasanya tidak pernah ada hubungan yang perlu dibicarakan. Anime ini hanya akan menunjukkan keakraban di antara mereka ketika sedang bertarung bersama, lalu berhenti lagi setelah pertarungan mereka selesai, sebab tak peduli apapun yang terjadi, Clarion pasti akan selalu menemani Nene. Dan kemudian, ada pula kisah tentang BUER, yang baru mulai mempengaruhi para tokohnya pada beberapa episode terakhir, dan tentang program canggih Pandora Device, yang ternyata tidak berfungsi lebih daripada semacam jurus pamungkas bagi Nene untuk menutup suatu episode. Sebenarnya tidak keliru bahwa anime ini berusaha membahas banyak topik sekaligus, tetapi yang menjadi masalah adalah bahwa dia tidak mampu menjaga semuanya senantiasa relevan. Akibatnya, dia tampak seolah selalu mengganti topik secara mendadak dan tanpa aturan, berpindah dari satu pembahasan ke pembahasan yang lain semaunya saja. Barangkali dengan perencanaan yang lebih matang anime ini juga bisa menjadi jauh lebih baik, namun dalam wujudnya sekarang, tidak satu pun bagian dari ceritanya yang pernah terasa cukup bernilai.

- Audio Visual (Animasi, Dialog, Voice-Acting, dll):
Meski masih terdapat beberapa adegan kecil yang tampak dikerjakan dengan hati-hati, secara keseluruhan kualitas animasinya berada di bawah rata-rata. Dan yang lebih buruk lagi, dalam fungsinya sebagai media, visual anime ini tidak banyak membantu. Komedinya nyaris tidak pernah mampu disampaikan dengan efektif, dan adegan pertarungannya pun jarang terasa menegangkan. Sementara itu, bagian audionya juga tidak berada dalam kondisi yang lebih baik. Dengan dialog yang terlalu panjang dan musik latar yang seringkali tidak sesuai untuk adegan yang sedang ditampilkan, anime ini terdengar begitu kacau.

- Tokoh/Karakter:
Semua tokoh di anime ini sangat hampa, kosong laksana kertas-kertas putih yang tidak berarti apa-apa. Ya, masing-masing mereka memang masih memiliki gaya bicara yang khas, tetapi hal ini hanya merupakan hiasan di permukaan yang tidak kemudian menjadikan mereka unik. Salah satu alasan mengapa anime ini tidak pernah mampu menyampaikan cerita dengan lengkap adalah karena tidak ada tokoh yang bisa menceritakannya. Dia hendak bercerita tentang Nene, namun Nene sendiri seolah tidak punya niat untuk bercerita tentang dirinya. Dia cuma ingin selalu bersama Clarion sambil berusaha mewujudkan kedamaian dunia -- sebuah tujuan yang terlalu umum dan luas sehingga tidak menjelaskan apapun secara khusus siapa Nene sesungguhnya. Dia lalu hendak bercerita tentang Clarion, namun semua tindakan Clarion hanya sekadar mengikuti perintah yang terprogram pada dirinya, dan perintah yang harus dia ikuti juga cuma satu, yaitu untuk melindungi Nene. Ketika dua tokoh utamanya tidak memiliki cukup kepribadian, dan para tokoh yang lain juga hanya selalu melakukan hal-hal yang tidak berguna, bagaimana anime ini berharap mereka akan menjadi sumber cerita yang baik?

- Overall Score:
Anime ini ingin bercerita tentang banyak hal, namun pada akhirnya dia gagal menyampaikan satu pun dengan baik. Penyebabnya adalah karena dia tidak menyiapkan dengan lebih cermat para tokoh yang seharusnya menjadi pusat segalanya, sehingga semua cerita mengenai mereka pun kemudian terkesan berantakan dan tampak tidak saling terhubung. Anime ini tampaknya hanya mengutamakan penampilan luar dari para tokohnya, tetapi dengan audio visual yang juga tidak keruan, dia bahkan tidak sanggup menjadikan penampilan luar tersebut untuk setidaknya terlihat menarik. Skor 5,5 dari 10 (Shambolic)


DVD/Blu-ray:

Goods:
- Nendoroid: Clarion
- CD Music: ED Theme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar